Reaksi Wasekjen MUI Aplikasi Injil Bahasa Minang

IN
Oleh inilahcom
Minggu 07 Juni 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Wasekjen MUI, ustad Tengku Zulkarnain ikut menanggapi soal polemik Aplikasi Alkitab berbahasa Minang dari Play Store.


"Tidak cukupkah Injil dlm bahasa Indonesia saja? Orang Minang semua paham bhs Indonesia. Kenapa dibuat Injil bahasa Minang? 1.Untuk sensasi seolah olah banyak Orang Minang Kristen sehingga perlu Injil. 2. Menganggap banyak Org Minang tdk mengerti bhs Indonesia 3. Ingin memurtadkan," tulis akun Twitter @ustadtengkuzul, dikutip Sabtu (6/6/2020).

Ustad Tengku, lalu mempertanyakan siapa sasaran dakwah Aplikasi Injil dalam bhs Minang jika bukan Orang Minang?


"Tdk mungkin sasaran dakwahnya Orang Jawa, Sunda atau Aceh, bukan? Perlukah Menteri Kominfo diajari BERPIKIR RASIONAL? Aturannya sdh jelas dilarang dakwahkan agama pd org yg sdh beragama Yai Ma'ruf Jgn DIAM," tulis dia.


Sebelumnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengirim surat ke Menkominfo Johnny G Plate pada Kamis (28/5/2020) lalu untuk meminta pihak Kemenkominfo menghapus aplikasi Kitab Suci Injil Minangkabau dari Play Store Google.

Dalam surat yang beredar, ada dua alasan Gubernur Sumbar meminta aplikasi Injil berbahasa Minang tersebut dihapus. Alasan pertama, masyarakat Minangkabau disebut sangat keberatan dan resah dengan aplikasi itu.

Kedua, Irwan Prayitno bahwa aplikasi tersebut sangat bertolak belakang dengan adat dan budaya masyarakat Minangkabau yang memiliki falsafah 'Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah'.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA