Begal di Menteng, Perilaku Seks Menyimpang

HC
Oleh Happy CH Karundeng
Senin 08 Juni 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan komplotan begal yang beraksi di Menteng, Selasa (19/5/2020).

Menurutnya salah satu tersangka berinisial TH, pria berusia 36 tahun, ternyata memiliki perilaku seks menyimpang. TH penyuka sesama jenis.

"Dalam penyelidikan diketahui, tersangka TH mengaku memiliki perilaku seks menyimpang," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (8/6/2020).

Sementara, Wadir Krimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menambahkan, atas dasar itu, ia pun secara acak mencari korban yang juga penyuka sesama jenis. Sebelum dibekuk, TH berhasil mengelabui korban dan menjalani hubungan selama sepekan.

"Jadi antara tersangka TH dengan korban memang sudah terjalin hubungan selama satu minggu. Mereka berkomunikasi lewat media sosial WeChat. Komunikasi mulai intens dan berujung pada janjian ketemuan," jelasnya.

Ia menegaskan, setelah terjadi pertemuan di sebuah hotel di Tebet, tidak terjadi kecocokan. Akhirnya pelaku mengajak korban untuk berkeliling.

"Korban dengan kendaraan menjemput tersangka. Dan menuju salah satu hotel di Tebet. Karena tidak ada kecocokan, tersangka ajak korban jalan-jalan. Tersangka dibonceng korban," bebernya.

Saat menemukan lokasi dan momen yang dianggap pas, aksi ketiga pelaku dilancarkan. Pelaku menodong korban dengan celurit.

"Korban sempat melawan hingga terluka di jari tangan. Di ibu jari. Setelah itu, motor dan handphone korban dibawa kabur pelaku," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya berhasil mengamankan komplotan begal yang beraksi di Menteng, Selasa (19/5/2020).

"Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap 3 pelaku pencurian TH alias APHE (36), ZA alias Z (37) dan pelaku D. Mereka melakukan aksi di samping Kantor Komnas HAM jalan raya Latuharhari, Menteng, Selasa 19 Mei silam," katanya didampingi Wadir Krimum PMJ AKBP Jean Calvijn Simanjuntak di Mapolda Metro Jaya, Senin (8/6/2020).

Para tersangka dikenakan pasal 365 KUHP, dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. [hpy]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA