Jelang New Normal, AIA Luncurkan AIA DigiBuy

IN
Oleh inilahcom
Senin 15 Juni 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta Memasuki fase tatanan normal baru di mana masyarakat tetap beraktivitas di tengah pandemi COVID-19, PT AIA Financial (AIA) meluncurkan asuransi dan investasi (PAYDI), tanpa tatap muka berbasis digital. Namanya AIA DigiBuy.

Sainthan Satyamoorthy, Presiden Direktur AIA mengatakan, pemasaran PAYDI melalui AIA DigiBuy ini, merupakan bentuk dukungan dan respon cepat AIA terhadap stimulus baru yang dikeluarkan Otoritas jasa Keuangan (OJK), terkait Produk Asuransi yang Dikaitkan Dengan Investasi, atau PAYDI.

"Dalam kondisi yang sangat menantang seperti saat ini, masyarakat sangat membutuhkan proteksi serta perencanaan keuangan agar dapat menjalani hidup dengan persiapan yang baik di tengah pandemi," kata dia.

Pada awal April 2018, AIA DigiBuy diluncurkan hanya memasarkan produk tradisional atau non-unit link. Layanan ini bertujuan untuk memudahkan nasabah untuk tetap mendapatkan perlindungan asuransi sekaligus mendapatkan solusi perencaan keuangan tanpa harus bertemu fisik dengan tenaga pemasar sesuai dengan himbauan pembatasan sosial yang ditetapkan pemerintah demi menekan laju penyebaran Covid-19.

Sainthan Satyamoorthy menambahkan, "AIA merupakan perusahaan asuransi yang terdepan dalam menerapkan teknologi dan inovasi digital. Inovasi yang kami hadirkan guna memudahkan masyarakat Indonesia mendapatkan proteksi dan perencanaan keuangan yang optimal ini juga merupakan upaya kami dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, agar tenaga pemasar kami dapat terus produktif."

Seluruh upaya ini, kata dia, sejalan dengan komitmen AIA untuk membantu jutaan keluarga di Indonesia hidup lebih sehat, lebih lama, lebih baik. Dalam sistem pemasaran AIA DigiBuy PAYDI ini, tenaga pemasar baik melalui kanal keagenan dan bancassurance akan melakukan komunikasi dengan nasabah melalui telepon atau video call untuk memasarkan produk asuransi AIA tanpa harus bertemu muka secara fisik. Setelah calon nasabah setuju untuk membeli produk asuransi maka proses dilanjutkan melalui Interactive Point of Sales (iPos) yang merupakan platform digital penjualan tenaga pemasar AIA dan dari sisi nasabah menggunakan platform Microsite.

Di mana, rekaman video berisi persetujuan nasabah atas produk dan manfaat asuransi yang akan dibeli juga akan menjadi bagian yang wajib dipenuhi dalam sistem pemasaran AIA DigiBuy PAYDI ini.

Nasabah kemudian hanya perlu meninjau seluruh dokumen pendukung, jika sudah setuju maka nasabah dapat mengirimkan foto selfie dengan KTP dan membubuhkan tanda tangan elektronik
melalui e-sign form.

Selain meluncurkan AIA DigiBuy, sebagai bagian dari peran aktif dalam ikut serta mendukung usaha mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia, AIA meluncurkan berbagai inisiatif untuk membantu nasabah menjalani hidup dengan persiapan yang baik di tengah pandemi.

Dan, AIA telah meluncurkan proteksi lebih yang diberikan berupa manfaat tambahan santunan tunai Rp1.500.000 per hari selama rawat inap hingga maksimum 30 hari jika nasabah positif terinfeksi Covid-19 selama periode 16 Maret31 Juli 2020.

Untuk nasabah dengan polis baru dalam periode pembelian 16 Maret31 Juli 2020, AIA akan memberikan tambahan 50% Uang Pertanggungan (UP) hingga menjadi 150% dari UP jika nasabah meninggal dunia akibat Covid-19, dengan masa perlindungan jiwa hingga 31 Desember 2020. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA