Said Didu: rakyat siap-siap kecewa

IN
Oleh inilahcom
Jumat 19 Juni 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu memprediksi sepertinya rakyat akan kecewa lantaran tidak bakal mengetahui sebenarnya siapa sesungguhnya yang mengusulkan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).


"Sepertinya rakyat siap2 kecewa krn tdk akan mengetahui siapa atau pihak mana yg ususlkan RUU HIP dan "perubahan" Pancasila krn seluruh "anggota: oligarki kekuasaan sdh sepakat utk saling melindungi," tulis akun Twitter @msaid_didu, dikutip Kamis (18/6/2020).

Diketahui RUU HIP menuai mendadak banyak diperbincangkan publik. Mengingat, draf RUU tersebut memuat klausul Trisila dan Ekasila di dalam salah satu pasalnya.

Dilansir dari draf RUU, konsep Trisila dan Ekasila tertuang dalam Pasal 7.

Pasal tersebut memuat tiga ayat. Adapun ayat 1 menyebutkan ciri pokok Pancasila adalah keadilan dan kesejahteraan sosial dengan semangat kekeluargaan yang merupakan perpaduan prinsip ketuhanan, kemanusiaan, kesatuan, kerakyatan/demokrasi politik dan ekonomi dalam satu kesatuan.

Ayat 2, ciri pokok Pancasila berupa Trisila, yaitu sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi, serta ketuhanan yang berkebudayaan. Ayat 3, Trisila sebagaimana dimaksud pada Ayat (2) terkristailisasi dalam Ekasila, yaitu gotong-royong.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Politik, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyampaikan bahwa pemerintah memutuskan untuk menunda pembahasan RUU HIP.

Pemerintah pun memutuskan untuk tidak mengirimkan surat presiden (surpres) kepada DPR guna membahas RUU itu. pemerintah meminta DPR, sebagai pengusul RUU HIP, untuk lebih banyak menyerap aspirasi masyarakat.


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA