Jubir PA 212: Wahai anda yang kemarin teriak

IN
Oleh inilahcom
Selasa 23 Juni 2020
share
Juru bicara DPP Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustad Haikal Hassan Baras

INILAHCOM, Jakarta - Juru bicara DPP Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustad Haikal Hassan Baras masih menyinggung soal usulan Rancangan Undang-undang ( RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Kali ini, ia mempertanyakan sikap pihak yang kerap mengklaim sebagai Pancasilais, dalam menyikapi RUU HIP, yang diketahui telah ditunda pembahasannya oleh pemerintah.

"Wahai anda yg kemarin teriak: Saya Indonesia Saya Pancasila MANA SUARA MU KINI?? Pancasila mau diperas! Ketuhanan yg Maha Esa mau diganti yg berkebudayaan! Pidatonya jelas Pengusulnya jelas MANA SUARA MU KINI? LANJUTKAN DONG SAYA PANCASILA MANAAA???," tulis akun Twitter @haikal_hassan, dikutip Selasa (23/6/2020).

Diketahui Rancangan Undang-undang ( RUU) Haluan Ideologi Pancasila belakangan tengah menjadi pembicaraan. Mengingat, draf RUU tersebut memuat klausul Trisila dan Ekasila di dalam salah satu pasalnya.
Dilansir dari draf RUU, konsep Trisila dan Ekasila tertuang dalam Pasal 7.

Pasal tersebut memuat tiga ayat. Adapun ayat 1 menyebutkan ciri pokok Pancasila adalah keadilan dan kesejahteraan sosial dengan semangat kekeluargaan yang merupakan perpaduan prinsip ketuhanan, kemanusiaan, kesatuan, kerakyatan/demokrasi politik dan ekonomi dalam satu kesatuan.

Ayat 2, ciri pokok Pancasila berupa Trisila, yaitu sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi, serta ketuhanan yang berkebudayaan. Ayat 3, Trisila sebagaimana dimaksud pada Ayat (2) terkristailisasi dalam Ekasila, yaitu gotong-royong.

Sementara itu, pemerintah memutuskan untuk menunda pembahasan RUU HIP.Pemerintah pun memutuskan untuk tidak mengirimkan surat presiden (surpres) kepada DPR guna membahas RUU itu. pemerintah meminta DPR, sebagai pengusul RUU HIP, untuk lebih banyak menyerap aspirasi masyarakat.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA