Bantu UMKM Terdampak Covid-19, Shopee Lakukan Ini

IN
Oleh inilahcom
Rabu 24 Juni 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Platform e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan, Shopee berkontribusi aktif dalam upaya pemulihan ekonomi nasional, melalui program Dukungan Pemulihan Ekonomi Nasional Shopee.

Program bantuan ekonomi ini menyasar pelaku UMKM di seluruh Indonesia, sebagai sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Artinya, Shopee berperan aktif dalam mendukung Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Febrio Nathan Kacaribu mengatakan, pemerintah menilai ada urgensi bantuan pemulihan ekonomi dalam rangka mengatasi dampak COVID-19 agar tidak mengoreksi ekonomi lebih dalam.

Terlebih karena telah meluluhlantakkan aktivitas ekonomi di berbagai lini, seperti konsumsi yang terganggu, ekspor-impor yang terkontraksi, hingga nihilnya pertumbuhan ekonomi. "Oleh karenanya dibutuhkan bantuan dari semua sisi agar masyarakat Indonesia siap menghadapi pembukaan ekonomi di masa new normal ini," paparnya.

Handhika Jahja, Direktur Shopee Indonesia mengatakan, agar bisa meredam dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomian nasional, diperlukan sinergi berkelanjutan antara pemerintah dengan swasta.

"Program bantuan Dukungan Pemulihan Ekonomi Nasional Shopee ini merupakan komitmen lanjutan kami setelah sebelumnya merilis program stimulus Dukungan COVID-19 100M Shopee. Program ini telah kami kurasi agar dapat menjawab kebutuhan utama dari para pelaku terdampak di masa pemulihan ekonomi ini," paparnya.

"Selain menyediakan bunga pinjaman spesial dan stimulus modal, Shopee juga turut menyertakan inisiatif ekspor untuk terus memperluas jangkauan mitra penjual UMKM kami. Kami harap, bantuan ekonomi ini dapat tepat guna dan membantu sektor UMKM secara signifikan di tengah situasi pandemi," imbuh Handhika.

Sejalan dengan skema PEN yang telah ditetapkan, kata dia, dukungan pemulihan ekonomi yang digagas Shopee mencakup sejumlah hal. Pertama, Shopee menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyediakan bunga pinjaman spesial kepada lebih dari 10.000 UMKM

"Bantuan likuiditas menjadi kebutuhan mendasar bagi pelaku UMKM agar bisa kembali menjalankan usahanya secara normal. Terutama di masa pembukaan kembali sektor ekonomi seperti sekarang," paparnya.

Untuk itu, lanjutnya, Shopee bekerja sama dengan BRI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai solusi pembiayaan yang dapat bantu meringankan beban lebih dari 10.000 pelaku UMKM Shopee. "Kerja sama ini dapat memudahkan para pelaku UMKM untuk mengakses bantuan modal dengan meminimalisir banyaknya persyaratan administrasi," kata Handhika.

Kedua, lanjutnya, Shopee siap membantu 20.000 UMKM lokal untuk mengekspor produk ke Malaysia dan Singapura. Saat ini, ekspor menjadi salah satu peluang yang dapat dimaksimalkan oleh para pelaku UMKM sebagai upaya menjaga perputaran roda ekonomi. Sejak April 2020, Shopee telah kembali mengembangkan program ekspor bernama "Kreasi Nusantara: Dari Lokal untuk Global" yang sukses mendorong realisasi ekspor 5.000 produk lokal ke Malaysia dan Singapura.

Ketika, kata Handhika, Shopee mengalokasikan dana Rp1 miliar untuk meningkatkan transaksi UMKM lokal dan pengguna. Selain itu, Shopee kembali memberikan dukungan untuk penjual dalam bentuk voucher toko, keringanan biaya layanan, dan kredit iklan. Langkah-langkah dukungan ini bertujuan untuk menjaga roda ekonomi tetap berputar dengan meringankan biaya operasional UKM dan penjual. "Sehingga diharapkan bisa mendorong konsumsi masyarakat Indonesia," pungkasnya. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA