Pandemi, Mahfud MD Minta Masyarakat Biasakan Diri

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 27 Juni 2020
share
 

INILAH.COM, Pamekasan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopohukam) Republik Indonesia, Mohammad Mahfud MD mengajak masyarakat untuk selalu waspada sekaligus membiasakan diri menghadapi realita baru berupa hidup berdampingan dengan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan saat memberi sambutan di sela-sela kegiatan penyerahan bantuan sejumlah sarana Covid-19 yang digelar di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Jumat (26/6/2020) malam.

"Saat ini hampir semua negara di dunia, tidak semuanya siap menghadapi Covid-19, termasuk di Indonesia. Dari itu kami meminta masyarakat untuk menghadapi kebiasaan baru dalam menghadapi realita hidup berdampingan dengan pandemi ini," kata Mohammad Mahfud MD.

Selain itu, pihaknya juga meminta masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan sebagai langkah antisipatif sekaligus upaya mencegah penyebaran wabah virus corona.

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo. saat ini kita harus berdampingan dengan Covid-19 dan mengajak masyarakat agar tidak bersembunyi dari pandemi ini," ungkapnya.

"Saat ini sedikitnya terdapat tiga aspek yang menjadi fokus utama penanganan Covid-19. seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo, yakni aspek kesehatan, ekonomi dan sosial," sambung tokoh kelahiran Sampang, Madura, yang akrab disapa Mahfud MD.

Dari tiga aspek tersebut, pemerintah juga mulai berencana menerapkan gagasan menghadapi era kehidupan baru atau yang biasa disebut new normal.

"Dari asepk kesehatan, perang melawan Covid-19 dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar WHO (Badan Kesehatan Dunia)," jelasnya.

"Sementara aspek ekonomi dan sosial menjadi inisitif diterapkannya kebiasaan baru sebagaimana yang sudah diputuskan oleh pemerintah. Orang mati disebabkan bisa stres melihat angka Covid-19 itu menjadi awal ide muncul new normal. Istilah yang dipakai dan sangat dipikirkan bahwa fakta Covid-19 itu ada dan tidak tahu kapan selesainya," pungkas Mahfud MD.

Berdasar update peta sebaran wabah virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, terdata sebanyak 107 orang yang dinyatakan positif Covid-19, meliputi sebanyak 70 orang tengah dalam perawatan, 19 orang meninggal dunia dan sebanyak 18 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Untuk status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat sebanyak 100 orang, meliputi sebanyak 47 orang tengah dalam pengawasan, 24 orang meninggal dunia, serta sebanyak 29 orang lainnya dinyatakan selesai. Sedangkan untuk total angka Orang Dalam Pantauan (ODP) mencapai angka sebanyak 579 orang, meliputi sebanyak 73 orang tengah dalam pantauan, serta sebanyak 506 lainnya dinyatakan selesai dilakukan pemantauan.

Sementara dalam kesempatan silaturahmi ke Pamekasan, Mahfud MD juga memberikan bantuan perlengkapan sarana Covid-19 kepada Pemkab Pamekasan. Di antaranya 3 ribu tes VTM, 3 ribu tes RNA, 200 pak APD, 200 pak masker N-95, 200 pak kacamata, 200 pak Fase Shield, 200 pak gloves, serta 200 pak Shoes Cover. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA