Komentar Tokoh Papua Soal Reshuffle

IN
Oleh inilahcom
Selasa 30 Juni 2020
share
(Foto: Twitter)

INILAHCOM, Jakarta - Tokoh Papua Christ Wamea, ikut mengomentari statement Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal ketidakpuasannya terhadap kinerja para menteri dan pimpinan lembaga negara dalam Sidang Kabinet Paripurna beberapa waktu lalu.

Dalam rapat tersebut, Jokowi meminta kabinetnya untuk berbenah diri. Jokowi mengingatkan dirinya bisa mengambil keputusan reshuffle menteri-menteri yang dianggap bekerja lambat dalam menangani pandemi virus corona Covid-19.

Christ menduga hal itu sengaja dilakukan guna mengalihkan isu RUU HIP, yang saat ini sedang memanas lantaran banyak dikritisi dan ditolak oleh publik.

"Marah2 dan reshuffel sengaja dipublikasikan ke publik hanya mau menutupi bola panas RUU HIP. Rakyat yg cinta NKRI dan Pancasila tetap siaga dan terus bergerak," tulis akun Twiter @ChristWamea, dikutip Selasa (30/6/2020).

Diketahui Rancangan Undang-undang ( RUU) Haluan Ideologi Pancasila belakangan tengah menjadi pembicaraan. Mengingat, draf RUU tersebut memuat klausul Trisila dan Ekasila di dalam salah satu pasalnya.

Dilansir dari draf RUU, konsep Trisila dan Ekasila tertuang dalam Pasal 7. Pasal tersebut memuat tiga ayat.

Adapun ayat 1 menyebutkan ciri pokok Pancasila adalah keadilan dan kesejahteraan sosial dengan semangat kekeluargaan yang merupakan perpaduan prinsip ketuhanan, kemanusiaan, kesatuan, kerakyatan/demokrasi politik dan ekonomi dalam satu kesatuan.

Ayat 2, ciri pokok Pancasila berupa Trisila, yaitu sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi, serta ketuhanan yang berkebudayaan. Ayat 3, Trisila sebagaimana dimaksud pada Ayat (2) terkristailisasi dalam Ekasila, yaitu gotong-royong.

Sementara itu, pemerintah memutuskan untuk menunda pembahasan RUU HIP. Tidak mengirimkan surat presiden (surpres) kepada DPR guna membahas RUU itu. Dan, meminta DPR, sebagai pengusul RUU HIP, untuk lebih banyak menyerap aspirasi masyarakat.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA