Ferdinand : contohnya Said Didu dipecat

IN
Oleh inilahcom
Selasa 30 Juni 2020
share
Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu dalam media sosialnya menyinggung soal pemimpin memarahi anak buahnya karena tidak bisa bekerja dengan berbagai analogi.

"Jika banya murid tdk lulus ujian biasanya gurunya yg salah. Jika tukang banyak yg salah dlm pekerjaan biasanya yg salah adalah mandornya. Jika ada pimpinan marah2 krn banyak anak buahnya yg tidak bisa kerja, kira2 yg salah siapa ?," tulis akun Twitter @msaid_didu, dikutip Senin (29/6/2020).

Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengomentari kicauan
Said Didu. Menurut Ferdinand, pemahaman seperti Said Didu sudah usang.

"Pemahaman seperti ini sudah usang. Skrg jika mandor salah tukang bs tetap bekerja benar krn dia paham pekerjaannya. Dan knp mandor bs marah? Krn mandornya paham pekerjaan dan dia tau tukangnya salah. Contohnya bang Said Didu, R Ramli, Refly, dipecat mandor krn mandor tau yg baik," tulis dia.


Sementara itu, sebelumnya Presiden Jokowi menyampaikan ketidakpuasannya terhadap kinerja para menteri dan pimpinan lembaga negara dalam Sidang Kabinet Paripurna beberapa waktu lalu.

Dalam rapat tersebut, Jokowi meminta kabinetnya untuk berbenah diri. Jokowi juga mengingatkan dirinya bisa melakukan reshuffle agar pemerintah bisa optimal menghadapi dampak dari pandemi virus corona.

"Bisa saja membubarkan lembaga, bisa saja reshuffle, sudah kepikiran ke mana-mana saya. Entah buat Perppu yang lebih penting lagi, kalau memang diperlukan," kata Presiden Jokowi dalam rekaman video rapat kabinet yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Minggu (28/6/2020).



# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA