Mahkota Siap Selesaikan Skema di Pertengahan Juli

IN
Oleh inilahcom
Kamis 02 Juli 2020
share
(Foto : Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, kemarin, Selasa (30/6), mengabulkan permohonan PT Mahkota Properti Indo Senayan (MPIS) dan PT Mahkota Properti Indo Permata (MPIP) untuk mendapatkan penambahan waktu selama 36 hari agar PT MPIS dan PT MPIP dapat menyelesaikan pemutakhiran skema perdamaian serta memberikan juga kesempatan kepada investor atau kreditur untuk menyelesaikan proses praverifikasi tagihannya dengan tim Pengurus PKPU.

Direktur utama PT MPIS dan PT MPIP yang juga hadir dalam rapat perdamaian dengan para investor di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat kemarin, Hamdriyanto memastikan bahwa PT MPIS dan PT MPIP akan menghormati keputusan hakim dan komit untuk merampungkan semua proses sebelum batas waktu yang diberikan pengadilan.

Bahkan, Hamdriyanto dan Komisaris Utama PT Mahkota Propertindo, Hasanudin Tisi, berkomitmen untuk menyampaikan skema perdamaian final pada pertengahan Juli 2020 mendatang.

"Perpanjangan waktu yang kami ajukan ini adalah karena ada sejumlah proses yang harus kami lewati, termasuk merampungkan proses praverifikasi , demi memastikan tidak ada data investor yang terlewat. ini sudah final dan tidak akan ada penambahan waktu lagi, maka kami akan pastikan semua proses ini bisa selesai di pertengahan Juli nanti," ujarnya di Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Perpanjangan waktu yang diajukan PT MPIS dan PT MPIP, menurut Hamdriyanto, bukan hanya untuk memudahkan pihaknya dalam menyelesaikan skema perdamaian yang bisa diterima oleh seluruh investor seperti yang sudah pernah di sampaikan dalam roadshow perusahaan sejak awal tahun. Namun dalam kurun waktu tersebut, tim pengurus PKPU perlu menyelesaikan proses praverifikasi guna memastikan tidak ada satupun investor yang luput dari skema pembayaran.

"Proses praverifikasi saat ini hampir rampung, sudah lebih dari 80 persen data terverifikasi. Cukup memakan waktu memang, karena tidak sedikit jumlah investor kami di seluruh Indonesia. Tapi seperti yang selalu sudah dikemukakan, saya serius dan komit untuk bisa mengembalikan semua hak para investor," imbuh Hamdriyanto.

Di kesempatan berbeda, Hasanudin Tisi memastikan proses pemutakhiran skema perdamainan saat ini juga sudah dalam fase finalisasi . PT MPIS dan PT MPIP ingin memastikan dalam skema perdamaian yang mereka siapkan, tidak ada sedikitpun celah yang bisa membuat investor kebingungan, ataupun gagal paham.

"Pamutakhiran skema final sampai saat ini hampir selesai . Finalisasi skema perdamainan kami lakukan sehingga dapat memberikan kepastian terhadap semua investor dan tentunya perusahaan setelah terjadi homologasi ,akan fokus terhadap project yang berjalan dan jadwal pembayaran," terang Hasanudin.

"Dalam skema perdamaian ini nantinya juga akan kami sertakan lengkap proyeksi, time line, data legalitas, juga lain hal sebagainya. Dan kami pastikan semuanya akan selesai di pertengahan Juli ini,'' pungkasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA