Bank Dunia Naikan Peringkat Indonesia

Sosiolog : realitas uang hampir tak ada

IN
Oleh inilahcom
Jumat 03 Juli 2020
share
Sosiolog Musni Umar

INILAHCOM, Jakarta - Bank Dunia kabarnya menaikkan peringkat Indonesia dari negara pendapatan menengah menjadi negara berpenghasilan menengah ke atas.

Status itu justru didapat di tengah ancaman resesi akibat pandemi corona.

Sosiolog Musni Umar, menilai pemberian status sebagai negara berpenghasilan menengah ke atas itu tidak selaras dengan situasi yang sedang dihadapi saat ini.

Pasalnya realita di masyarakat daya beli lemah dan peredaran uang hampir tidak ada. Toko-toko sepi ditambah lagi maraknya pemutusan hubungan kerja sehingga bertambah jumlah pengangguran.

"Bank Dunia nilai, RI naik kelas jadi ngr berpenghasilan menengah ke atas. Alhamdulillah Saya hanya ingatkan relitas di masy, utamanya di daerah2, daya beli dan peredaran uang hampir tdk ada, Toko2 sepi tdk ada yg belanja. PHK dan pengangguran dimana-mana," tulis akun Twitter @musniumar, dikutip Jumat (3/7/2020).

Diketahui, Kementerian Keuangan mengklaim Bank Dunia menaikkan peringkat Indonesia dari negara pendapatan menengah menjadi negara berpenghasilan menengah ke atas. Status itu mulai berlaku per 1 Juli 2020.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA