Sidang Penyerangan Novel Baswedan

KY Harap Hakim Beri Vonis Seusai Fakta

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 04 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus berharap Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara dapat memutus sesuai fakta persidangan terkait perkara penyerangan terhadap Novel Baswedan.

Sidang dua terdakwa penyerangan terhadap Novel Baswedan menjadi sorotan karena tuntutan rendah terhadap dua pelaku penyerangan.

"Saya pernah melakukan pemantauan sekali ya, selama proses itu sesuai fakta hukum di persidangan, KY tentunya memberikan para hakim memutus sesuai fakta hukum di persidangan," kata Jaja usai melakukan kunjungan ke Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2020).

Jaja menegaskan, hakim tidak bisa diintervensi dalam memutus perkara. Sehingga majelis hakim yang menangani dua terdakwa penyerangan Novel, yakni Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis dapat memutus sesuai fakta hukum di persidangan.

"Siapapun tidk boleh intervensi, KY atau siapapun tidak boleh intervensi. Hakim harus memutus sesuai fakta di persidangan," tegas Jaja.

Dia pun mengaku, pihaknya menerima laporan permintaan pemantauan persidangan kasus penyerangan terhadap Novel. Pemantauan itu dilakukan tidak lain untuk menemukan adanya unsur kejanggalan dalam sidang tersebut.

"Setiap yang menjadi konsumsi publik, KY selalu pantau," jelas Jaja.

Oleh karena itu, Jaja menyebut jika terdapat pihak-pihak yang nantinya merasa kurang puas akan vonis hakim, bisa melakukan upaya hukum lain. Seperti banding dan kasasi."Kalau nggak puas terhadap putusan, silakan banding dan kasasi," pungkasnya.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) akan membacakan vonis terhadap Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis selaku terdakwa penyerang penyidik KPK Novel Baswedan pada 16 Juli mendatang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada 11 Juni 2020 lalu menuntut satu tahun penjara kepada Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis. Jaksa menilai para terdakwa tidak sengaja menyiramkan air keras ke mata Novel.

Atas perbuatannya, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir dituntut Pasal 353 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA