Kejari Surabaya Terima SPDP Tiga Polisi Nyabu

IN
Oleh inilahcom
Minggu 05 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Surabaya Kejari Surabaya telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus tiga oknum polisi nyabu dari penyidik Satreskoba Polrestabes Surabaya.

SPDP itu diterima jaksa pekan lalu tepatnya sepekan usai diamankannya tiga oknum Polsek Mulyorejo Surabaya ini.

Kasipidum Kejari Surabaya Farriman Isandi Siregar menjelaskan, SPDP sudah diterima namun berkas pelimpahan belum dilakukan pengecekan. Sehingga pihak pengadilan menunggu hasil pemeriksaan ketiga oknum ini.

"Seminggu lalu sudah kami terima baru SPDP-nya saja. Kita tunggu nanti perkembangannya," ujar Farriman Isandi Siregar, Minggu (5/7/2020).

Ketiga oknum polisi ini disangka dengan pasal pengguna narkoba. Yakni, Pasal 127 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Berdasarkan hasil tes urine, tiga oknum ini dinyatakan positif mengonsumsi sabu-sabu. Namun, tidak ada barang bukti narkotika yang ditemukan bersama para tersangka. Ketiga tersangka oknum pemakai sabu tersebut yakni AR Alias Lento, (38), FR (43), LR (37) masih menjalani wajib lapor. Kini setelah menerima SPDP, jaksa akan berkordinasi dengan penyidik mengenai kasus ini.

Sementara itu, hingga kini jaksa masih belum menerima berkas perkara para tersangka dari penyidik. Main Mata, Dua Oknum Polisi Diduga Lepaskan Bandar Narkoba

"Berkasnya masih belum saya cek. Sudah dikirim atau belum," katanya.

Perlu diketahui, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny Eddizon Isir sebelumnya menyatakan bahwa berkas perkata ketiga oknum sebentar lagi akan rampung. Dia berharap berkas perkara sudah bisa dilimpahkan ke jaksa pekan ini.

Johnny juga memastikan bahwa ketiga oknum ini akan disanksi tegas. Selain diproses secara pidana, mereka akan disidang secara kode etik. Sidang etik ini akan dilaksanakan setelah mereka divonis bersalah oleh hakim.

"Bisa dipecat dengan tidak hormat," ucapnya.

Sebagaimana diberitakan, tiga oknum anggota Polsek Mulyorejo sebelumnya ditangkap Tim Pengamanan Internal (Paminal) Polda Jatim. Mereka antara lain Bripka Anang Rahmanto, Bripka Lukfi Rahman dan Brigpol Faisal Rahman. Mereka diduga mengonsumsi sabu-sabu yang menjadi barang bukti penangkapan seorang tersangka narkoba. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA