Korban Penembakan Novel Diberi Dukungan Moril

IN
Oleh inilahcom
Senin 06 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Aktivis Mahasiswa Fakultas Hukum Trisakti memberikan dukungan moral terhadap empat orang korban penembakan yang dilakukan oleh penyidik KPK Novel Baswedan saat masih menjadi Kasat Reskrim di Polres Bengkulu 2004 yang silam.

"Mahasiswa mengunjungi para pencari keadilan untuk mendalami kasus dan memberikan support moril," kata Geovani di depan Kompleks Kejagung RI, Jakarta, Senin (6/7).

Disampaikan Geovani, mahasiswa akan tetap objektif melihat kasus ini dari sisi hukum yang lebih mendalam.

"Mahasiswa akan tetap objektif melihat kasus hukum secara keseluruhan, sehingga ada proses-proses yang harus diteliti dan ditinjau lebih dalam," ujar Geovani yang didampingi rekan-rekannya.

Sebagaimana diberitakan, korban kasus dugaan penganiayaan dalam kasus sarang burung walet yang diduga menyeret nama Novel Baswedan kembali mendirikan tenda di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Jakarta. Para korban tersebut yakni Irwansyah Siregar, Dedi Muryadi, Dony Yefrizal Siregar dan M Rusli Alimsyah.

Para korban juga datang ke Jakarta untuk menghadiri sidang penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara. Para korban menegaskan tidak akan kembali ke Bengkulu sebelum Novel Baswedan diadili.

"Pantang pulang, sebelum Novel Baswedan diadili. Negara kita adalah negara hukum, kenapa perkara Novel Baswedan yang sudah ditentukan jadwal sidangnya di Kejaksaan Bengkulu, tiba-tiba bisa ditarik oleh Jaksa Agung," kata Rusli, Senin (29/6/2020). [rok]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA