Bea Cukai Makassar Fasilitasi Ekspor Pertanian

IN
Oleh inilahcom
Senin 06 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Makassar - Sebagai usaha meningkatan neraca ekspor dan mendorong industri dalam negeri di tengah pandemi, Bea Cukai Makassar dan Karantina Pertanian Makassar memfasilitasi ekspor 6,6 ribu ton jagung biji (Zea Mays) asal Sulawesi Selatan (Sulsel) ke Filipina. Komoditas asal sub sektor hortikultura senilai Rp24,7 miliar ini diberangkatkan dari Pelabuhan Laut Soekarno-Hatta Makassar, Rabu (1/7/2020).

Provinsi Sulsel merupakan salah satu sentra produksi jagung nasional. Produksi jagung Sulsel menduduki posisi tertinggi secara nasional bersama Jawa Timur dan Jawa Tengah.

"Kami yakin sektor pertanian bisa menjadi pengaman menghadapi pandemi Covid-19. Kebutuhan pangan menjadi prioritas bagi masyarakat sehingga kegiatan pertanian harus tetap berjalan. Kami mengapresiasi kinerja petani yang tetap produktif sehingga produksi pangan tetap terjaga. Bahkan dapat kita ekspor setelah dua tahun sempat vakum," kata Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Eva Arifah Aliyah, yang mendampingi Kepala Karantina Pertanian Makassar, Andi Yusmanto saat menyerahkan sertifikat fitosanitari sebagai persyaratan ekspor negara tujuan kepada eksportir, PT SAU.

Eva pun mengungkapkan bahwa Bea Cukai Makassar akan selalu memberikan dukungan kepada eksportir untuk mengekspor produknya ke luar negeri, sebagai bagian dari tugas Bea Cukai sebagai industrial assistance.

"Ini merupakan komitmen Bea Cukai dan pemerintah dalam membangun ekspor pertanian di Sulsel, hal tersebut guna meningkatkan ekspor pada bidang pertanian guna memacu produk sulsel menuju kancah internasiona," katanya. [*]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA