Pemerintah Atur Biaya Rapid Test Rp150 Ribu

IN
Oleh inilahcom
Rabu 08 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatanakhirnya membatasi biaya tarifrapid testantibodi untuk COVID-19. Aturan itu tertuang dalam surat edaran (SE) Nomor HK.02.02/I/2875/2020.

Dalam SE itu tarif tertinggirapid testCoronaadalah Rp150 ribu. Surat itu dikeluarkan pada 6 Juli 2020 dan ditandatangani Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Bambang Wibowo.

Surat itu dikeluarkan untuk memberikan kepastian bagi masyarakat dan pemberi layanan pemeriksaanrapid test.

Ada 4 poin yang disebutkan dalam SE tersebut. Pertama, batasan tarif tertinggi untuk pemeriksaanrapid testantibodi adalah Rp 150.000 (seratus lima puluh ribu rupiah).

Kedua, besaran tarif tertinggi sebagaimana dimaksud pada angka 1 berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaanrapid testantibodi atas permintaan sendiri.

Ketiga, pemeriksaanrapid testantibodi dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan.

Dan keempat, agar fasilitas pelayanan kesehatan atau pihak yang memberikan pelayanan pemeriksaanrapid testantibodi dapat mengikuti batasan tarif tertinggi yang ditetapkan.

Sebelumnya, sejumlah penyedia jasa layanan rapid test mematok harga rata-rata sekitar Rp300 ribu. Dengan adanya aturan tarif tersebur, diharapkan semakin memudahkan masyarakat dan pihak terkait dalam melakukan kegiatan rapid test. [fad]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA