Tersangka Video Dokter 'Telanjang' Akui Kesalahan

IN
Oleh inilahcom
Rabu 08 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Surabaya - Tersangka pengunggah video dokter depresi telanjang di Surabaya, akhirnya mengakui kesalahannya. Pemilik akun twitter @filipus_nove, PN (36), yang menjadi tersangka karena menyebarkan video itu juga menyampaikan maaf kepada keluarga korban.

"Saya minta maaf pada keluarga korban karena video yang viral itu, " katanya di Mapolrestabes Surabaya saat pers rilis, Selasa (7/7/2020).

Warga Perumahan Ratu, Kebon Jeruk, Jakarta yang ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya menyangkal jika unggahan video tersebut hanya untuk mencari follower.

Selain konten berbau pornografi, tersangka juga menyebar informasi yang ternyata salah. Dia menuliskan jika dokter tersebut depresi karena suami dan anaknya meninggal dunia karena terinfeksi covid-19 dalam caption videonya.

"Padahal kenyataannya orang tersebut masih sehat dan tidak terinfeksi covid-19 seperti yang ditulis tersangka. Maka dari itu kita butuh 2 saksi ahli dan 3 saksi lain, tujuannya untuk memperkuat pidana yang akan disangkakan," kata Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana.

Perlu diketahui, tersangka ditangkap setelah menyebarkan konten asusila setelah mengupload video seorang wanita yang diduga dokter gigi di wilayah Surabaya direkam dalam keadaan telanjang di jalanan umum.

Rizky mengatakan, setelah mendapat laporan, ia menindaklanjuti dan menemukan tersangka berada di Jakarta. Saat ditangkap, tersangka tidak melawan dan kooperatif. Sebelum menetapkan status tersangka, polisi sempat meminta keterangan saksi ahli. Baik itu ahli ITE maupun ahli bahasa.

"Hasil penyidikan tersangka mengupload dalam keadaan sadar dan memang sering upload apapun di media sosial. Tersangka mengaku mendapat video itu dari temannya," katanya.

Untuk itu, Rizky berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi semua orang. Masyarakat diharap bisa lebih bijak dalam bermedia sosial agar tidak seperti yang dilakukan tersangka ini. "Tetap saring sebelum sharing," tandasnya. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA