Hasil Swab 11 Santri Gontor, 10 Positif Covid-19

IN
Oleh inilahcom
Kamis 09 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Ponorogo - Hasil swab 11 santri Pondok Gontor yang dirapid test reaktif beberapa waktu yang lalu, akhirnya sudah keluar semua.

Setelah kemarin keluar 6 dengan hasil yang positif Covid-19, kali ini pada hari Kamis (9/7/2020) sisanya juga sudah diketahui, dimana 4 santri dinyatakan positif, sedangkan satunya negatif.

Dengan begitu, jumlah santri yang positif dari peserta tes yang lulus masuk Pondok Gontor dan diterima di Pondok Gontor Cabang Kendari ada 10 orang.

"Jadi dari 11 santri yang rapid testnya reaktif, hasilnya 10 positif dan satunya negatif," kata Bupati Ipong Muchlissoni.

Ipong menjelaskan bahwa kasus positif di Pondok Gontor ini, terdapat 2 sub kluster. Yang pertama merupakan sub kluster Sidoarjo, dimana satu santri asal Sidoarjo ini dinyatakan positif. Dari kasus ini dilakukan tracing, dan ditemukan 98 kontak erat.

"Dari jumlah kontak erat tersebut, sebanyak 68 orang dilakukan pemeriksaan RDT dan 30 orang dilakukan swab untuk pemeriksaaan PCR," katanya.

Kemudian sub kluster kedua, yakni sub kluster Kendari. Dimana dari 145 anak yang lulus tes, dan siap terbang ke Kendari, ada 10 anak yang dinyatakan positif. Sekarang menjalani isolasi di RSUD dr. Harjono. Hasil tracing dari 10 santri positif ini, semuanya kontak eratnya sudah meninggalkan Pondok Gontor 2 untuk pergi ke Kendari.

"Pemprov Jawa Timur telah menghubungi Pemprov Sulawesi Tenggara untuk menindaklanjuti hal ini," kata Ipong.

Dengan kejadian yang ada di Pondok Gontor 2 ini, Ipong mengharap kepada wali santri yang mondok di Pondok Gontor 2 untuk tenang. Pemkab Ponorogo dengan serius bekerjasama dengan Pemprov Jawa Timur, Polda Jatim dan Pimpinan Pondom Gontor 2 mengambil langkah-langkah strategis untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Dengan meningkatnya upaya tracing dan testing secara massif terhadap seluruh penghuni pondok, baik santri, ustadz maupun juru masaknya. Hari ini diawali dengan RDT terhadap 309 orang (177 Ustadz + 123 Santri). Besok rencananya 500 test dan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap. "Dirapid test secara bertahap, sampai semua penghuni pondok kurang lebih 1798 orang sudah menjalani rapid test," katanya.

Selain itu, juga melakukan usolasi terhadap 98 kontak erat dari kasus konfirmasi positif asal Sidoarjo. Dimana kontak erat ini dipisahkan dari santri lain yang masih berada di dalam Pondok Gontor 2. Proses belajar mengajar untuk santri yang tidak diisolasi akan dilakukan dengan cara 2 ship. "Pembagian 2 ship ini tentunya dengan mengurangi jam belajar dan kapasitas ruang kelas, serta disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan," pungkasnya. [beritajatim]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA