Firli: KaDa Jangan Pencitraan dengan Dana Covid-19

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 11 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan, pihaknya banyak mendapat laporan banyaknya oknum Calon Kepala Daerah petahana yang memanfaatkan dana bantuan Covid-19 sebagai ajang pencitraan diri jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020.

"Saya imbau kepada kepala daerah yang kembali ikut kontestasi pilkada serentak Desember 2020, stop poles citra anda, dengan dana penanganan Corona," kata Firli dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2020).

Demokrasi yang sesungguhnya lanjut Firli, mesti menyediakan ruang adu program untuk meraih suara pemilih, bukan memainkan segala cara untuk meraih kemenangan.

"Saya ingatkan, jangan main-main. Ini menjadi perhatian penuh KPK. Terlebih dana penanganan Covid-19 sebesar Rp 695,2 triliun dari APBN maupun APBD, adalah uang rakyat yang harus jelas peruntukkannya dan harus dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya," tegas Firli.

Ia pun mengucapkan banyak terima kasih atas peran aktif seluruh elemen masyarakat, bersama-sama KPK turut mengawasi proses penggunaan dana penanganan Covid-19 yang dilakukan penyelenggara negara baik di pusat maupun aparatur pemerintah khususnya kepala daerah, sebagai perpanjangan tangan pemerintah di daerah.

"Selain bisa melaporkan langsung ke KPK, masyarakat juga dapat mengakses aplikasi Jaga Bansos untuk melaporkan upaya-upaya penyelewengan yang dilakukan aparatur pemerintahan baik di pusat maupun di daerah kepada KPK. Beberapa laporan masyarakat yang masuk saat ini sudah kita tindak lanjuti," tandasnya. [fad]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA