Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Kabel Telkom

IN
Oleh inilahcom
Minggu 12 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Gresik - Polisi meringkus lima pelaku pencurian kabel milik PT Telkom di Kolong Jembatan Desa Iker Iker Geger, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Kelima pelaku tersebut adalah Sunaryo (24) asal Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme, Gresik. Berikutnya Akhmad Shokib (30), Mochamad Abdul Malik (22), Choirul Anam (21), Adi Suyapto (30) adalah warga Tambak Pring Barat Blok D, RT 08/ RW 08 Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo, Surabaya.

Kapolsek Cerme, AKP Nur Amin menuturkan, kelima pelaku itu nekat mencuri kabel tembaga tanah milik PT. Telkom. Tepatnya di Kolong Jembatan Desa Iker Iker Geger, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

"Semua pelaku itu, semula memancing kemudian jalan-jalan lalu ada pemikiran melakukan pencurian kabel tembaga," tuturnya, Minggu (12/07/2020).

Dari aksi pencurian tersebut, kelima komplotan spesialis pencuri kabel itu berhasil membawa kabel hasil curian sepanjang 15 meter kabel tembaga tanah ukuran 600 Fare untuk jaringan telepon milik PT Telkom Datel Gresik.

"Modus operandinya mereka dengan cara memotong-motong menggunakan alat berupa gergaji. Setelah berhasil mengambil kemudian disimpan ditempat yang aman ditutupi semak-semak dedaunan yang kering agar tidak terlihat," ungkap Nur Amin.

Ia menambahkan, terbongkarnya kasus ini bermula saat pelaku akan mengangkut dan mengambil 18 potongan kabel tembaga tanah ukuran 600 Fare yang disembunyikan oleh tersangka sekitar 4 meter dari lokasi.

"Rencananya untuk dijual tapi kita langsung di lokasi lalu meringkus pelaku," imbuhnya.

Selain mengamankan kelima pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya 18 potongan kabel tembaga tanah ukuran 600 Fare, satu cutter warna merah, satu cetok, satu gergaji besi, satu pisau, satu unit sepeda motor Honda Supra L 2871 OB dan satu unit Sepeda Motor Yamaha Mio L 3586 AS.

Kini kelima tersangka sudah mendekam di penjara setelah menjalani pemeriksaan. Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan ancaman pidana hukuman 7 tahun penjara. [beritajatim]

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA