Kasus Covid-19 di Mojokerto Terus Bertambah

IN
Oleh inilahcom
Selasa 14 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Mojokerto - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Mojokerto setiap harinya terus bertambah. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto meliris Peta Sebaran Covid-19 per tanggal 13 Juli 2020 untuk pasien terkonfirmasi positif sebanyak 154 pasien atau ada tambahan 11 kasus baru.

Dalam sepekan pasien yang dinyatakan terpapar virus corona setelah menjalani tes swab dan hasilnya keluar, mengalami kenaikan mencapai 10 persen setiap harinya. Dan tambahan 11 kasus baru di Kota Mojokerto tersebut masih didominasi Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Prosentase ini, masih tetap didominasi oleh OTG yang naik statusnya menjadi pasien terkonfirmasi positif setelah menjalani tes swab," kata Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, Selasa (14/7/2020).

Sedangkan sisanya, lanjut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Mojokerto ini, berasal dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Resiko (ODR). Sehingga setiap hari rata-rata kenaikan pasien terkonfirmasi positif di Kota Mojokerto bekisar 5 sampai 10 pasien.


"Kemarin ada 11 orang. Paling banyak mencapai 15 orang. Jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kota Mojokerto akan terus bertambah setiap harinya jika masyarakat tidak disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Sebab, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah daerah dalam memutus mata rantai penyebaran virus," ujarnya.

Pemerintah daerah (pemda), lanjut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto ini menambahkan, segala upaya dilakukan pemda untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang telah menjadi pandemi sejak beberapa bulan terakhir. Mulai dari menyiapkan ruang observasi khusus bagi OTG yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test hingga penyemprotan disinfektan secara berkala setiap harinya.

"Untuk menekan angka penyebarannya virus ini, kami meminta dukungan, partisipasi dan peran masyarakat. Yakni dengan cara, tetap menjalankan protokol kesehatan, memakai masker setiap keluar rumah, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, jaga jarak setiap berada di ruang publik dan tentunya menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," tegasnya. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA