Cendana Homes, Proyek LPKR Diburu Milenial

IN
Oleh inilahcom
Kamis 16 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Pasar properti di Indonesia terbukti masih bergairah. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berhasil menjual seluruh unit Cendana Homes sebanyak 324 unit dalam waktu kurang dari 6 jam.

Adapun total pengembangan rumah tapak terbaru di Lippo Village terdiri dari 324 unit dengan nilai pengembangan bruto Rp260,9 miliar. "Dari data yang kami miliki, 78% pembeli menggunakan KPR untuk membiayai pembelian mereka. Hal ini mengindikasikan permintaan yang kuat oleh pengguna akhir," ujar CEO Lippo Karawaci, John Riady, Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Cendana Homes punya lokasi strategis di Lippo Village, Tangerang. Area perumahan anyar LPKR ini, berdekatan dengan jalan tol, Rumah Sakit Siloam dan area perbelanjaan utama di Lippo Village. Menurut John, harga jual rata-rata rumah Rp886 juta. Harga ini sejalan dengan strategi manajemen baru yakni perumahan terjangkau.

Perusahaan bekerja sama dengan beberapa institusi keuangan untuk menyediakan berbagai pilihan cara pembayaran bagi konsumen. Antara lain Bank Nobu, CIMB Niaga, BTN, Panin, BRI, Mandiri, Permata dan Asiatic. Pembayaran dapat dilakukan secara cash maupun cicilan dengan berbagai pilihan opsi sampai dengan 48 kali.

Yang menarik, berdasarkan data profil pemesan unit Cendana Homes, lebih dari 50% didominasi calon pembeli dengan profil anak muda milenial. Ini berarti bahwa Cendana Homes betul-betul diminati oleh pembeli langsung atau end user.

John menyampaikan, Cendana Homes merupakan proyek yang telah direncanakan dan diimplementasikan dengan sangat baik oleh tim terbaik di perusahaan. Keberhasilan penjualan ini memvalidasi keputusan manajemen untuk memperkuat strategi bisnis perumahan tapak.

"Kami akan fokus mereplikasi kesuksesan dan scaling up proyek ini untuk 12 hingga 18 bulan ke depan agar dapat memberikan pelanggan kami rumah yang terjangkau, berpenampilan menarik, fungsional dan dengan penyelesaian tepat waktu," ujar John.

Cendana Homes terdiri dari empat klaster rumah tinggal dan satu klaster rumah kantor. Keempat klaster rumah tinggal yang terdiri dari Cendana Springs, Cendana Place, Cendana View dan Cendana Hills mewakili 318 unit dari total 324 unit yang dibangun. Cendana Place memiliki harga jual termahal dengan harga rata-rata Rp1,1 miliar per rumah, sedangkan Cendana Hills merupakan gugus terbesar yang memuat 148 unit (46% dari total unit yang ditawarkan). Keenam rumah kantor yang dijual memiliki harga rata-rata Rp1,1 miliar.

John menegaskan, berdasarkan laporan keuangan terakhir, LPKR saat ini memiliki kinerja yang cukup baik meskipun terjadi pandemi Covid-19. Penjualan pemasaran kuartal I-2020 mencapai Rp1,05 triliun, atau meningkat 26% (year on year/yoy). Jumlah penjualan ini mewakili 42% dari total target penjualan 2020 yang berjumlah Rp2,5 triliun. Pada 2Q 2020 penjualan pemasaran meningkat 65% (yoy) menjadi Rp349 miliar.

"Kami terinspirasi oleh kepercayaan yang diberikan pelanggan kami, bahkan dalam kondisi perekonomian yang menantang ini. Saat ini, kami masih on-track untuk memenuhi target-target tahun ini dan optimis bahwa perekonomian akan pulih lebih cepat dari yang diharapkan," ucap John.

Johh menambahkan, LPKR merupakan perusahaan real estat terintegrasi terkemuka di Indonesia dengan total aset US$3,8 miliar per 31 Maret 2020. Bisnis inti perusahaan terdiri dari pengembangan perumahan di daerah perkotaan, lifestyle malls dan layanan kesehatan. Perusahaan juga secara aktif terlibat dalam pengembangan terintegrasi, perhotelan, pengembangan dan manajemen perkotaan, serta layanan manajemen aset.

Hadir di 40 kota, perusahaan adalah pengembang properti terkemuka di Indonesia dengan 1.411 ha landbank yang siap untuk dikembangkan. Melalui dua anak perusahaan publik yang tercatat di bursa, PT Lippo Cikarang Tbk, dan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk, di mana LPKR saat ini masing-masing memiliki saham 84,0% dan 62,7%,

LPKR mengembangkan dan mengoperasikan pengembangan kota di Lippo Cikarang di Bekasi dan di Tanjung Bunga di Makassar. Selain itu, LPKR juga memiliki 55,4% saham PT Siloam International Hospitals Tbk, jaringan rumah sakit swasta terkemuka di Indonesia, dengan 37 rumah sakit di 24 kota di seluruh Indonesia. [ipe]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA