Kode Tas Kresek Uang Ratusan Juta Raib

IN
Oleh inilahcom
Selasa 21 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Mojokerto - Tiga pelaku pencurian spesialis pecah kaca nasabah bank yang diamankan Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto berbagi peran saat melancarkan aksinya.

Satu pelaku sebagai pengintai dan memberikan kode, sedangkan dua pelaku lainnya sebagai eksekutor yakni pecah kaca dan membawa kabur uang senilai Rp259 juta.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, tiga pelaku pencurian nasabah bank senilai Rp259 juta di halaman Bank Mandiri Cabang Pembantu (Capem) Ngoro pada tanggal 8 Juni 2020 lalu berbagi peran dalam melancarkan aksinya. "Modus terorganisir, sebelum melakukan aksi sudah diatur," ungkapnya, Senin (20/7/2020).

Masih kata Kapolres, sehingga aksi pencurian dengan modus pecah kaca tersebut berjalan lancar hingga bisa sampai lima kali. Ketiga pelaku berbagi peran, pelaku Hariyanto (48) warga Lingkungan Bence I RT 1 RW 3, Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar sebagai pengintai dan pemberi sandi.


Sementara, dua pelaku lain Angga Ismawahyudi (30) warga Dusun Pandelegen RT 1 RW 7, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Husin R (53) warga Lingkungan Mulyorejo Baru RT 4 RW 6, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya sebagai eksekutor.

"Otak pelaku AG namun semua satu rangkaian komplotan, presentase peran masing-masing menyempurnakan kejadian. Mereka (pelaku) membuntuti (korban), sebelum keluar dari pintu masuk dari rekaman CCTV para pelaku salah satunya bawa sepeda motor membuntuti mobil. Berbagi peran dan bagian sama (hasil kejahatan)," jelasnya.

Dalam rilis tersebut, pelaku Angga Ismawahyudi diminta memeragakan pecah kaca yang dilakukan saat aksi pencurian uang korban nasabah bank. Berbekal pecahan busi, pelaku menggunakan air liurnya untuk memecahkan kaca mobil milik korban yang sebelumnya sudah dilihat posisi sasaran uang berada di bagian mana.

"Pecahan busi ini kan masih memiliki sisa listrik, kumparan ini masih ada tenaga listriknya sehingga kalau diludahi atau kena air maka dayanya akan semakin kuat. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, pendalaman sistem bagaimana para pelaku mencari target korban apa? Ada link lain atau pelaku lain," tegasnya.

Kapolres menambahkan, tas kresek yang menjadi kode dalam aksi pencurian dengan modus pecah kaca tersebut disampaikan pelaku Hariyanto sebelum korban bawa tas dan uang belum ke dalam mobil. Kode tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh kedua pelaku lain dengan membawa sepeda motor CBR membututi mobil korban.

"Pelaku AG mendapatkan bagian sebesar Rp86 juta, pelaku HR mendapatkan bagian sebesar Rp85 juta dan pelaku HR mendapatkan bagian Rp87 juta. Barang bukti hasil kejahatan para pelaku juga berhasil diamankan," tuturnya.

Satu unit televisi 60 ukuran inci milik pelaku Angga Ismawahyudi. Satu unit sepeda motor Yamaha Mio nopol S 3785 R warna putih dan satu lembar berita acara jual beli tanah di Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto dari pelaku Hariyanto, uang sebesar Rp2,7 juta dan satu unit sepeda motor Suzuki Satria F nopol W 2760 WF. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA