Alasan Novel Diminta Kembalikan Uang Negara

IN
Oleh inilahcom
Selasa 28 Juli 2020
share
Penyidik Senior KPK Novel Baswedan - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Fuadul Aufa meminta kepada Penyidik Senior KPK Novel Baswedan untuk segera mengembalikan uang negara sebesar Rp 3.5 Milyar yang digunakannya untuk pengobatan diluar negeri.

"Penyiraman itu adalah kasus pribadi, telah terbukti dalam persidangan. Jadi biaya pengobatan yang dipakai 3.5 M itu harus dikembalikan. Sejatinya pak Novel akan dibiayai oleh Negara jikalau kasus yang menimpanya terkait erat dengan jabatan dirinya di KPK," ujar Fuadul Aufa dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/7/2020).

Menurut pria dengan sapaan Upay, hal tersebut juga seirama dengan pernyataan tim Advokasi Novel Baswedan yang menyebutkan bahwa kasus tersebut adalah kasus pribadi.

"Tim Advokasi beliau juga sudah menyatakan itu kasus pribadi, jadi harus konsekwen," tegas Upay.

Ditambahkan Ketua DPP KNPI itu, bahawa kasus penyiraman yang menimpa Novel Baswedan itu adalah luapan kekesalan pelaku penyiraman terhadap apa yang pernah Novel Baswedan lakukan saat menjabat Kasat Reskrim di Polres Bengkulu pada tahun 2004.

"Setahu saya penyiraman adalah bagian dari luapan kekesalan pelaku justru terhadap apa yang pernah Novel lakukan di Bengkulu 2004, penembakan terhadap pelaku pencurian sarang burung walet dengan satu korban jiwa dan empat orang luka tembak yang hingga saat ini sidangnya belum dilanjutkan," pungkas Upay.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA