Kejagung Diminta Segera Panggil Rini Soemarno

IN
Oleh inilahcom
Rabu 29 Juli 2020
share
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2014-2019, Rini Soemarno - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Rencana Kejaksaan Agung (Kejagung) memanggil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2014-2019, Rini Mariani Soemarno (Rini Soemarno) untuk dimintai keterangan dalam kasus PT Asuransi Jiwasraya hingga saat ini tidak kunjung direalisasi.

Mengingat sudah dua bulan persidangan kasus Jiwasraya, korsp Adiyaksa belum juga memanggil Rini Soemarno.

"Saya jadi bertanya-tanya, ada apa dengan Kejagung. Kok nggak berani panggil Rini. Jangan sampai ada kongkalikong," ujar Pengamat Ekonomi Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng lewat keterangannya, Rabu (27/7/2020).


Sebelumnya, Kejagung berjanji melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi untuk mengumpulkan informasi terkait kasus Jiwasraya.
Salah satu nama yang mencuat dan berpotensi dipanggil adalah Rini Soemarno. Namun hingga kini, rencana pemanggilan Rini tidak jelas.

"Rini ini sangat kebal ya, sangat sakti ya, sampai-sampai tak tersentuh hukum," tegas Daeng.

Menurut Daeng, peran Rini Soemarno dalam kasus Jiwasraya tidak bisa dikesampingkan. Apalagi, kasus ini mencuat beberapa hari sebelum masa jabatannya habis Karenanya, dia harus diperiksa.

"Saya kira, demi persamaan dimuka hukum, Rini harus diperiksa. Kejaksaan nggak perlu lindungi si Rini ini," pintanya.

"Kenapa saat menjabat Meneg BUMN, dia membiarkan ini? Tiga hari sebelum angkat kaki dari BUMN, dia bikin laporan. Saya melihat ada sesuatu di balik laporan Rini Soemarno. Jadi seolah-olah dia pahlawan. Padahal dia mewariskan banyak nasalah," lanjutnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA