Kampus Polbangtan

Penyuluh Cirebon VCon dengan Mentan di Gowa

IN
Oleh inilahcom
Kamis 30 Juli 2020
share
Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi (kiri) dan Mentan Syahrul Yasin Limpo dialog via AOR Polbangtan Gowa - (Foto: Pusluhtan BPPSDMP)

INILAHCOM, Cirebon - Jarak tempuh 1.367 km bukan halangan bagi penyuluh di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Gebang di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu malam (29/7/2020), untuk dapat menyaksikan peresmian sarana dan prasarana Polbangtan Gowa di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, melalui video conference (VCon).

Kegiatan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo disaksikan live oleh penyuluh BPP Gebang via fasilitas teknologi informasi, Agriculture Operation Room (AOR) selaku pelaksana Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani) yang terhubung ke AOR dari Polbangtan Gowa.

Kegiatan peresmian fasilitas kampus vokasi pertanian, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) di Gowa dihadiri Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi dan Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompida) Gowa dan Bone.

Peresmian dihadiri Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompida) Gowa dan Bone. Sementara di kantor pusat Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Sekretaris BPPSDMP Siti Munifah hadir sebagai partisipan live melalui AOR BPPSDMP. Begitu pula halnya Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) Leli Nuryati hadir live melalui AOR Pusluhtan.

"Bukan cuma penyuluh BPP Gebang di Cirebon, hadir 501 partisipan video conference via AOR KostraTani pada sejumlah BPP dari seluruh Indonesia. Sedangkan live streaming melalui channel YouTube BPPSDMP diikuti lebih 800 partisipan. Semua antusias menyaksikan live kegiatan Mentan Syahrul didampingi Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi," kata Kabid Penyelenggaraan Penyuluhan - Pusluhtan BPPSDMP, I Wayan Ediana usai sosialisasi KostraTani di BPP Gebang.

Dalam sambutannya, Mentan mengatakan Polbangtan adalah salah satu kekuatan pertanian masa depan. Dengan pendidikan vokasi pertanian, Polbangtan selaku unit pelaksana teknis (UPT) pendidikan dari Kementan mempersiapkan pertanian maju, mandiri dan modern, serta membangun kemandirian petani daerah.

"Kita harapkan Polbangtan mengubah agenda pertanian kita dan beradaptasi dengan tantangan baru, baik dari segi keilmuan, sains maupun teknologi. Mereka harus lahir dari sekolah ini, kemudian menjadi wirausahawan pertanian di daerah sebagai pionir dan ciptakan lapangan kerja. Itu yang kita harapkan," kata Mentan Syahrul.

Dalam kesempatan tersebut, seorang penyuluh BPP Gebang sempat berbincang dengan Mentan Syahrul via Vcon perihal kegiatan penyuluhan pertanian.

Menteri Pertanian pun mengingatkan tentang fungsi, peran dan tugas BPP selaku KostraTani didukung kemampuan dan kompetensi penyuluh pertanian yang mumpuni.

Sebelumnya, Rabu pagi hingga petang (29/7) mengikuti sosialisasi gerakan dan manajemen KostraTani yang disampaikan oleh Kabid I Wayan Ediana didampingi Kasubbid Informasi dan Materi Penyuluhan - Pusluhtan, Septalina Pradini. Hal itu menindaklanjuti kegiatan sosialisasi KostraTani pada Jumat pekan lalu (24/7) oleh Penyuluh Pusat, Sri Mulyani.

"KostraTani memang berpusat di BPP tapi yang bekerja dan bertanggung jawab bukan hanya penyuluh pertanian. Bisa pingsan dia, kalau semua dibebankan pada penyuluh," kata I Wayan Ediana.

Menurutnya, penyuluh adalah fungsional utama di BPP namun tidak semua hal bisa dia tangani. Misalnya medik veteriner terkait sektor peternakan, analisis ketahanan pangan maupun analisis pasar hasil pertanian ditangani oleh mereka yang berkompeten.

BPP Gebang, satu dari enam BPP model KostraTani binaan Pusluhtan. Lima lainnya adalah BPP Gantar di Kabupaten Indramayu; BPP Ciawigebang di Kabupaten Kuningan dan BPP Patokbeusi di Kabupaten Subang, kesemuanya di Jawa Barat; sementara BPP Genteng di Kabupaten Banyuwangi, Jatim dan BPP Bone Pantai di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. [yha]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA