Berbuat Terlarang Jual Sandal dan Tas Rp 92 Juta

IN
Oleh inilahcom
Jumat 31 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Mojokerto - Dua pelaku tindak pidana penipuan dengan modus menawarkan sandal dan tas dalam jumlah partai besar dengan harga grosir, diringkus anggota Satreskrim Polresta Mojokerto. Ini setelah korban melapor sudah mentransfer Rp92 juta kepada pelaku, namun barang tak juga dikirim.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Sodik Efendi mengatakan, penipuan terhadap warga Lingkungan Jayeng RT 002 RW 002, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto ini bermula pada, Senin (1/6/2020). "Sekira pukul 12.00 WIB, korban dihubungi pelaku melalui WA," ungkapnya, Jumat (31/7/2020).

Pelaku menawarkan sandal dan tas dalam jumlah partai besar dengan harga grosir. Setelah terjadi kesepakatan harga, korban mentransfer uang sebesar Rp92.648.000 ke rekening yang diberikan oleh pelaku. Namun setelah uang tersebut ditransfer, barang yang dijanjikan tak juga dikirim dan nomer HP yang digunakan transaksi sudah tidak aktif.

"Dari laporan korban inilah, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua pelaku. Penangkapan kedua pelaku berawal dari identitas nomor rekening yang ditransfer oleh korban yakni atas nama ibu salah satu pelaku yang beralamat di Kecamatan Bumi Jawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah," katanya.

Dasil hasil pemeriksaan pemilik nomor rekening diketahui anak pemilik nomor rekening tersebut terlibat dalam aksi penipuan tersebut. Pelaku atas nama Yusup Aryanto (26) warga Kecamatan Bumi Jawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Dari keterangan pelaku, lanjut Kasat, petugas berhasil mengamankan pelaku utama.


"Hariansyah (29) warga Desa Karang Raja, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Pelaku diamankan di Lokasari Square, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatab Taman Sari, Jakarta Barat dan diback up oleh tim Resmob Polres Metro Jakarta Barat," ujarnya.

Barang bukti yang diamankan berupa dua lembar rekening koran BRI atas nama Regi Oktaviana, dua lembar rekening koran BRI atas nama Jumaroh, ATM BRI dan buku rekening milik Jumaroh, dua lembar rekening koran BRI atas nama Bahtiar Maulana, dua lembar rekening koran BRI atas nama Aji Maemun.

"Serta rekaman CCTV, jaos warna putih, celana pendek kain warna abu-abu gelap, laptop merk Asus warna silver, HP merk Samsung type J7 Prime warna gold. Kedua pelaku dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara," jelasnya. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA