Banjir 29 Rumah Hayut 3 Kecamatan Terisolasi

IN
Oleh inilahcom
Senin 03 Agustus 2020
share
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Sultra - Banjir bandang di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara menyebabkan 29 unit rumah hanyut, 64 unit rumah rusak berat, 5 unit jembatan rusak berat dan 5 ruas jalan rusak. Kemudian tiga kecamatan, yakni Helumo, Tomini dan Posigadan terisolasi.


Lalu sebanyak 7.046 kepala keluarga atau 22.655 jiwa terdampak banjir bandang itu dan satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, angka tersebut sesuai data yang diperbarui Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Minggu (2/8) pukul 19.00 WIB.

Keseluruhan warga yang terdampak tersebut terbagi di tujuh wilayah kecamatan meliputi Kecamatan Bolaang Uki (2.978 KK atau 9.715 jiwa), Kecamatan Helumo (225 KK atau 861 jiwa), Kecamatan Tomini (62 KK atau 250 jiwa).


Selanjutnya, Kecamatan Posigadan (154 KK atau 636 jiwa, Kecamatan Pinolosian (1749 KK atau 5980 jiwa), Kecamatan Pinolosian Tengah (925 KK atau 1.729 jiwa) dan Kecamatan Pinolosian Timur (953 KK atau 3.494 jiwa).

Bencana sejak Jumat (31/7) itu terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur seluruh wilayah tersebut dan menyebabkan beberapa sungai besar meluap sehingga air masuk ke permukiman warga.

Berdasarkan kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, beberapa sungai yang meluap tersebut meliputi Sungai Bolangaso, Sungai Toluaya, Sungai Salongo, Sungai Nunuka, Sungai Mongolidia, Sungai Milangodaa dan beberapa sungai lainnya. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA