Said Didu: berhenti pura-pura sibuk

IN
Oleh inilahcom
Selasa 04 Agustus 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu menyampaikan soal cara mengetahui permasalahan yang sedang dihadapi rakyat bangsa dan negara.

Di antaranya, pertama berhenti pura-pura sibuk, kedua berhenti gunakan metode pembenaran lewat survey, lablu erhenti menutupi kekurangan lewat buzzeRp, berhenti berbohong, dan berhenti anti terhadap pemikiran ahli.

Hal tersebut disampaikan Said Didu, dalam akun Twitter resminya @msaid_didu, dikutip Selasa, 4 Agustus 2020. Kicauan ini langsung dikomentari para netizien. Berikut komentar-komentarnya;

@AliRafsanzany : Dah gitu sj kadrina...tdk bisa membedakan kritik dan nyinyir...Hari gini nih negara di ambang resesi,joko tdk tau sebabnya covid19 msh melanda, komisaris BUMN titipan, pendidikan kacau,korup di merebak, JIWASRAYA,BPJS,hutang NUMPUK msh ttp gak blh di kritik??? Pengagum BAMBANG

@zandrianipisces : Caranya mudah,
1. Berhenti nyinyirin pemerintah
2. Berhenti pamer gak jelas
3. Berhenti menutupi rasa malu ga laku lagi
4. Berhenti sok imut padahal dah tuir..
5. Berhenti nyusu 38B
6........,, (silakan isi sendiri gaeses)

@NadiaKu19 : Dan..kalo udah dipecat dan nggak dipakai tenaganya oleh negara berhentilah nyinyir..iya ngg


@benzz1203 : Sampai sekarang gk ada satupun bukti bahwa para pendukung pemerintah itu buzzeRp, gk ada bukti bahwa mereka dibayar pemerintah, tapi kalau ini??? Jelas di bayar utk menyerang pemerintah.....


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA