Aplikator Jangan Hanya Bermain di Wilayah Sendiri

IN
Oleh inilahcom
Selasa 04 Agustus 2020
share
Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, MO. Royani

INILAHCOM, Jakarta - Untuk dapat menyusun dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA/KL) yang apik, Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, MO. Royani meminta para aplikator pusat dan daerah meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan.

"Betapa pentingnya peran aplikator dalam perencanaan atau penyusunan RKA-K/L sehingga para aplikator perlu meningkatkan kapasitas", ujar Roni, saat membuka dan memberi arahan pada Pemantapan Aplikator Perencanaan Program Perlindungan dan Jaminan Sosial di Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Ia mengatakan aplikator merupakan komponen yang cukup strategis dalam penyusunan RKA K/L.

Sebagai pihak yang bertanggungjawab terkait dengan program, selain meningkatkan kapasitas personal, Roni menyebut, aplikator di tingkat pusat juga memiliki tugas meningkatkan kapasitas para aplikator di daerah.

"Hal itu dilakukan supaya pengetahuan dan keterampilan semua aplikator terupdate sehingga tercipta kesinambungan antara tim perencananya dan pelaksananya," katanya kembali.

Tidak hanya itu, Roni juga mengingatkan kepada semua aplikator yang mengikuti kegiatan baik dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring), agar memahami program-program lintas satuan kerja, jika perlu lintas Kementerian/Lembaga.

"Mari kita tingkatkan kapasitas kita dengan memahami program-program lain, jadi kita tidak hanya berkutat dengan program sendiri. Ini belum termasuk program-program di luar Kemensos," himbau dia.

Ia mencontohkan program Direktorat Jaminan Sosial Keluarga yang menangani Program Keluarga Harapan (PKH). Dalam PKH, kata dia, terdapat komponen lansia yang terkait dengan Ditjen Rehabilitasi Sosial dan Kewirausahaan KPM yang terkait dengan Ditjen Pemberdayaan Sosial.

"Seperti PKH, jelas harus mengenal program Dayasos dan Rehsos karena PKH ada komponen lansia dan graduasi KPM yang erat kaitannya dengan wirausaha," tegas Roni.

Roni mengingatkan para aplikator agar mereka tidak hanya bermain di wilayah sendiri, "Yang justru harus dikenali adalah program-program dalam unit kerja lain yang saling terhubung dengan program kita. Kalau sudah mengetahui sesuatu, biasanya kita berhenti belajar," pungkasnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA