Bea Cukai Fasilitasi Hibah Ventilator Australia

IN
Oleh inilahcom
Rabu 05 Agustus 2020
share
 

INILAHCOM, Tangerang Pandemi Covid-19 adalah musuh yang tak nampak, namun nyata ancamannya. Sehingga pemerintah terus melancarkan aksi nyata dalam mengeluarkan kebijakan terbaiknya untuk menyelamatkan rakyatnya,.

"Pandemi Covid-19 merupakan musuh yang nyata, bukan hanya satu atau dua negara tetapi hampir negara di seluruh dunia menghadapinya. Semua bekerja sama dan berupaya untuk menghadapi ini semua," kata Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta, Finari Manan, pada Rabu (5/8/2020) ketika menjelaskan peran Bea Cukai dalam upaya penanganan Covid-19.

Menurut Finari, pihaknya pada 24 Juli 2020 telah menjadi fasilitator impor ventilator, yang merupakan barang hibah dari Australia sebagai dukungan dalam penanggulan Covid di Indonesia. "Sebagai bagian dari pemerintah dan masyarakat, Bea Cukai memberikan berbagai fasilitas kemudahan dan percepatan proses impor barang untuk penanggulangan pandemi. Seperti ketika Pemerintah Australia melalui kedutaan besarnya menyerahkan seratus unit ventilator non-invasif ke Indonesia sebagai bagian dari paket peralatan medis dan laboratorium kritikal dua juta dolar Australia atau ditaksir sekitar 19,4 miliar rupiah di Posko Utama Satuan Tugas Nasional Indonesia," ungkapnya.

Fasilitas yang diberikan Bea Cukai, yaitu layanan rush handling atau pelayanan segera, menurut Finari telah sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No 148/PMK.04/2007, "Adalah pelayanan kepabeanan yang diberikan atas barang impor tertentu yang karena karakteristiknya memerlukan pelayanan segera untuk dikeluarkan dari kawasan pabean atau bandara."

Ia pun mengatakan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan hibah yang didasari kerja sama kemitraan pemerintah Indonesia dengan pemerintah Australia, dalam menghadapi tantangan kesehatan dan ekonomi bersama. Barang hibah tersebut didatangkan dari Brisbane, diangkut menggunakan maskapai penerbangan Malaysia Airlines, dan setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta barang tersebut langsung ditangani oleh petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta.

Dilansir dari laman resmi Kedutaan Besar Australia, Duta Besar Quinland mengatakan, "Pandemi telah sangat mempengaruhi kawasan Indo-Pasifik dan Australia akan terus bekerja dalam kemitraan dengan Indonesia untuk meminimalkan dampak COVID-19." [*]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA