Kala KSAD Andika Minta Prajurit Pegang Pundaknya

IN
Oleh inilahcom
Kamis 06 Agustus 2020
share
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Magelang - Serda Mugiyanto, prajurit TNI AD yang tergabung dalam Satgas khusus operasi di Ambon pada tahun 1998 mengalami patah kaki yang mengakibatkan kaki kanannya harus diamputasi karena terkena ranjau darat saat bertugas.

Meski tubuhnya tak sempurna, namun Mugiyanto yang kini bertugas sebagai Babinsa Kodim di Desa Borobudur, Magelang, Jawa Tengah tak patah arang. Ia tetap bekerja layaknya prajurit yang lain di kesatuan TNI. Bahkan, ia membuat sebuah usaha kelengkeng, buah hasil dari panennya.

Mugiyanto yang kini dibantu dengan kaki palsu untuk mempermudah aktivitasnya mendapat apresiasi langsung dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa dan istri, Ny. Hetty Andika Perkasa.

Andika dan Hetty berkunjung langsung ke kediaman Mugiyanto di Magelang pada Kamis (6/8/2020) sekaligus ingin melihat usaha kelengkeng yang digeluti.

Ada moment menarik saat Andika tiba di kediamannya Mugiyanto. Andika yang ingin melihat kondisi kaki Mugiyanto meminta Mugiyanto untuk melepas kaki palsunya. Saat sudah melihat dan Mugiyanto hendak memasukkan kaki palsunya lagi, Andika yang notabene pimpinan TNI AD tak sungkan meminta Mugiyanto untuk memegang pundak agar mempermudah memasukan kaki palsunya.

"Pegang pundak saya, mas," kata Andika kepada Mugiyanto.

"Siap," jawab Mugiyanto yang terlihat canggung.

Andika beserta istri kemudian diajak Mugiyanto untuk menengok kebon kelengkengnya. Andika langsung disuguhkan dengan kelengkeng hasil panen Mugiyanto.

"Wah ini asli. Kita coba langsung disini," ucap Andika.

Dalam kesempatan itu, Andika memang sengaja turun langsung untuk menemui Mugiyanto. Menurut Andika, kisah Mugiyanto ini perlu dipublikasi agar memompa motivasi para prajurit TNI AD lainnya.

"Mugiyanto ini sekarang pangkatnya sudah Sersan Dua (Serda). Saya memang sengaja kesini dalam rangka, ya memang langkah Mugiyanto ini patut untuk dipublikasi sehingga para prajurit-prajurit di tempat lain juga terinspirasi oleh dia," ucap Andika kepada Bapak Mugiyanto yang juga ditemui Andika.

Lebih lanjut, Andika mengaku salut dan bangga dengan segala keterbatasan Mugiyanto. Menurutnya, Mugiyanto sosok yang bisa menerima keadaan namun tetap bekerja keras sehingga dapat menghasilkan sesuatu.

"Kenaikan pangkat yang saya berikan ini enggak sia-sia. Dan yang lebih membanggakan dari Serda Mugiyanto meski punya keterbatasan ini bisa menjadi lilin kecil di Desa Borobudur," tuturnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA