SBPK Desak Tuntaskan Dugaan Korupsi di Sintang

IN
Oleh inilahcom
Jumat 07 Agustus 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Masyarakat yang tergabung dalam Sintang Bebas Politisi Korup (SBPK) mendesak Polda Kalimantan Barat untuk melanjutkan kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan Wakil Bupati Sintang, A. Hal ini merujuk dari surat pengaduan Polda Kalbar tahun 2019 proses penyidikan masih terus berlanjut.

"Kami mendesak agar Polda Kalbar untuk terus melanjutkan kasus dugaan korupsi Wakil Bupati Sintang, A. Dan segera menuntaskan kasus ini," kata Juru Bicara SBPK dalam keterangan persnya, Jumat (7/8/2020).

Dalam surat yang diperlihatkan oleh Adit bernomor B/407/III/RES.3.5/2018/Ditreskrimsus-3 dikatakan laporan tersebut akan tetap diproses dengan nomor LP/09/I/2018/Kalbar/SPKT dan surat perintah nomor Sprin Sidik/03/I/2018/Ditreskrimsus-3 tanggal 10 Januari 2018.

"Jika merujuk pada surat tersebut maka tidak ada kata lain kasus ini harus dilanjutkan," tegas Adit.

Kasus ini lanjut Adit akan membuka tabir di Kabupaten Sintang yang selama ini disebutnya banyak masalah. Apalagi tahun 2020 ini akan ada perhelatan Pilkada.

"Kasus ini menjadi titik awal agar Kabupaten Sintang bisa berkembang. Makanya kami mendesak pihak Kepolisan berani untuk kembali melakukan penyidikan," ungkapnya.

Adit membeberkan bahwa A diduga terlibat dalam kasus pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan jalan dan jembatan Jerora II -Sungai Ana di Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang TA. 2013. Dalam surat tersebut kata Adit, Polisi juga masih melakukan pengumpulan alat bukti dalam rangka memenuhi rekomendasi hasil gelar perkara khusus.

"Kami meminta masyarakat dan parpol untuk memilih calon bupati yang benar-benar bersih dari kasus korupsi. A ini selain terjerat kasus, juga pernah dipenjara tahun 2014 dengan kasus yang sama," tutup Adit.

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA