Bangun Kawasan Industri Batang,PTPP Dorong Ekonomi

IN
Oleh inilahcom
Senin 10 Agustus 2020
share
Presiden Jokowi meninjau Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah mendorong masuknya investasi dengan membangun banyak kawasan industri. Salah satunya kawan Industri di Batang, Jawa Tengah. Saat ini, bagaimana kabarnya?

Pada Juni 2020, PTPP (Persero) Tbk bersama dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) dan PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pembangunan kawasan industri Batang, Jateng.

Saat ini, PTPP bersama KIW dan PTPN IX terus melakukan persiapan, berkolaborasi bersama guna mempercepat terealisasinya proses pembangunan dan pengembangan Kawasan Industri Batang. PTPP berusaha untuk menarik minat investasi dari luar negeri dengan menata konsep bisnis dan desain yang komprehensif, serta menarik dimana hal tersebut dapat menjadi daya tarik tersendiri para investor asing.

"PTPP bersama KIW, PTPN IX, BKPM, Kementerian BUMN dan Pemangku Kepentingan lainnya secara maraton melakukan rapat koordinasi untuk mempercepat realisasi pembangunan dan pengembangan Kawasan Industri Batang. PTPP akan mengerjakan pembangunan jalan akses infrastruktur non tol untuk mempermudah akses ke kawasan industri tersebut," kata Novel Arsyad, Direktur Utama PTPP kepada media, Senin (10/8/2020).

Kata Novel, pembangunan kawasan industri Batang, merupakan bagian dari program pemerintah untuk mendorong penguatan sektor Industri di Indonesia. Oleh sebab itu, PTPP selalu mendukung setiap program yang dicanangkan oleh Pemerintah dalam rangka meningkatkan geliat perekonomian Indonesia. "Pemerintah turut memberikan fasilitas pendukung dalam pengembangan Kawasan Industri Batang melalui pembiayaan APBN," ujar Novel.

Kawasan Industri Batang terletak di Kabupaten Batang, Jateng yang memiliki lahan untuk dikembangkan seluas 4.300 hektar. Di mana, dalam tahap 1 ini akan dikembangkan lahan seluas 450 hektar. Kawasan yang terletak di koridor industri utara pulau Jawa akan mengusung konsep The Smart and Sustainable Industrial Estate.

Konsep smart ini memiliki tiga Basic Principles (Smart Society, Smart Environment & Infrastructure serta Smart Economy), serta dua Design Intervention (Smart Experience and Smart Planning).

Kawasan Industri Batang, didapuk akan memiliki sederetan fasilitas yang lengkap nantinya, mulai dari sarana olahraga, command center, pemadam kebakaran, sarana peribadatan dan rumah sakit.

Selain itu, kawasan ini juga memiliki visi untuk mempromosikan ekonomi kreatif, industri, teknologi informasi serta ruang berinovasi bagi masyarakat. Kawasan Industri Batang direncanakan akan memiliki ruang terbuka hijau (RTH), ruang interaksi dan ramah pejalan kaki.

Selain sederatan fasilitas lengkap yang akan dibangun di kawasan tersebut, Kawasan Industri Batang memiliki beberapa keunggulan lokasi, antara lain: terletak di sisi utara Tol Trans Jawa yang dapat mempermudah akses ke Kawasan Industri, dilalui jalur kereta api dan berpotensi menjadi Dry Port, berbatasan langsung dengan Pantai Utara Jawa dan akan dibuat Transit Oriented Department oleh Pemkab Batang.

Kawasan Industri Batang, memiliki lokasi yang strategis dimana dapat ditempuh sekitar empat dari Jakarta, satu jam dari Semarang. Kawasan tersebut berjarak 50 kilometer dari Bandara Ahmad Yani, dan 65 kilometer dari Pelabuhan Tanjung Mas.

Dengan dibukanya Kawasan Industri Batang maka akan memudahkan pergerakan logistik dimana dapat ditempuh dengan waktu 50 menit dari Kawasan industri menuju pelabuhan Tanjung Mas. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA