75 Tahun Indonesia Merdeka

PLN Disjaya Siaga Pasokan Setrum untuk 17Agustusan

IN
Oleh inilahcom
Kamis 13 Agustus 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-75, PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, menetapkan siaga kelistrikan pada 14 sampai 18 Agustus 2020.

Berdasarkan pedoman peringatan HUT RI ke-75 yang dikeluarkan Kementerian Sekretarat Negara, upacara hanya dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta disaksikan masyarakat dari rumah. Untuk itu, pantauan kelistrikan akan terpusat pada Istana Negara, Kantor Pemerintah Daerah, Gedung MPR/DPR, Kantor Media, Taman Makam Pahlawan Kalibata, serta tempat strategis lainnya.

Dalam hal ini, PLN melakukan sejumlah langkah. Yakni, melakukan pengecekan kesiapan peralatan listrik dan pemeliharaan pada lokasi-lokasi yang menjadi pantauan; menyusun Standard Operational Procedure pasokan tenaga listrik khusus Siaga HUT RI; menetapkan petugas siaga yang memantau dan membuat laporan kondisi kelistrikan secara periodik; tidak melakukan pemeliharaan listrik terencana yang menyebabkan padam; menyiagakan peralatan pendukung; melakukan swab test bagi petugas siaga di lokasi pantuan dan dilengkapi dengan APD sesuai protocol COVID-19; Seluruh kegiatan dalam rangka siaga HUT RI ke-75 ini dilakukan dengan tetap memperhatikan dan melaksanakan protocol Covid-19

Untuk mendukung kegiatan ini, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Doddy B Pangaribuan mengatakan, disiapkan 2688 Personel, 16 Unit UPS, 19 Unit Trafo Bergerak (UTB), 7 Mobil Deteksi, 2 Unit Gardu Bergerak (UGB), 6 mobil Unit Kabel Bergerak (UKB), dan 4 mobil Crane.

PLN memperkirakan beban listrik pada 17 Agustus 2020 mencapai 3.384 MW pada pukul 10.00 WIB saat Upacara Peringatan Detik- detik Proklamasi dan pukul 17.00 WIB saat Upacara Penurunan Bendera beban listrik sebesar 3505 MW, beban listrik tersebut masih lebih rendah dari beban listrik rata-rata sebesar 4400 MW. "Perkiraan beban puncak tersebut masih di bawah daya mampu pembangkit di Jakarta yang berada pada angka 11.460 MW," papar Doddy dalam webinar dengan media, Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Untuk memeriahkan HUT RI, kata dia, PLN memiliki program Gebyar Kemerdekaan dimana PLN memberikan potongan harga atau diskon tambah daya "Super Wow" khusus untuk pelanggan golongan tarif Rumah Tangga tegangan rendah mulai dari daya 450 Volt Ampere (VA) sampai daya 4.400 VA dengan pilihan daya akhir adalah daya 2.200 VA sampai daya 5.500 VA dengan biaya Rp 170.845 dari harga normal yang bisa mencapai Rp 4.893.450.

"Kami memahami bahwa kebutuhan listrik semakin meningkat saat semua dilakukan dari rumah saja, maka kami memberikan diskon tambah daya yang berlaku sampai 30 September 2020," pungkas Doddy.[tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA