Peradi Gelar Rapimnas Virtual Persiapan Munas 2020

IN
Oleh inilahcom
Jumat 14 Agustus 2020
share
Rapat Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (RAPIMNAS PERADI) di Hotel Santika, Jakarta.

INILAHCOM, Jakarta - Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) yang di pimpin Ketua umum Fauzie Yusuf Hasibuan dan Sekretaris Jenderal Thomas E.Tampubolon menggelar Rapat Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (Rapimnas Peradi) di Hotel Santika, Jakarta, Rabu (12/8) kemarin.

Pada agenda besar kegiatan setahun sekali yang rutin di diadakan Peradi itu, untuk kali ini dilaksanakan secara virtual karena dalam situasi pandemi covid-19.

"Rapimnas diadakan dengan menerapkan aturan protokol kesehatan yaitu disediakan 3 ruangan besar dengan pengaturan kursi yang terjaga jarak yang dapat menampung maksimal 100 orang peserta termasuk panitia yang akan menghadiri Rapimnas tersebut," kata Sutrisno Ketua Panitia Pelaksana Rapimnas PERADI melalui keterangannya, Jumat (14/8/2020).

Dia menambahkan, peserta dikenakan pula aturan wajib menggunakan masker, masing-masing peserta di berikan faceshield dan handsanitizer.

"Bahkan dilakukan cek suhu dengan menggunakan thermogun pada setiap peserta sebelum memasuki ruangan. Dengan demikian jelas pelaksanaan Rapimnas telah taat mengikuti aturan protokol kesehatan dari Pemerintah yang harus diberlakukan apabila mengadakan kegiatan," ujar Sutrisno.

Adapun tema yang di usung pada Rapimnas kali ini lanjutnya yaitu, "Melalui Rapimnas Peradi tahun 2020 kita sukseskan Munas III PERADI tahun 2020".

Rapimnas dibuka oleh Ketua Umum DPN Peradi Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Rapimnas harus digelar walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Hal ini dikarenakan kebutuhan organisasi secara mendesak harus mengambil keputusan," kata Fauzi.

Fauzie menyebutkan, sesuai Laporan Panitia Penyelenggara atau organizing committee dan daftar hadir peserta berdasarkan bukti fakta jejak digital, tercatat peserta yang hadir secara virtual sebanyak 111 Cabang dari 135 Cabang Peradi se-Indonesia.

"Maka sesuai Anggaran Dasar Peradi, Rapimnas sah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya satu per dua ditambah satu Cabang, maka korum jelas telah terpenuhi sehingga Rapimnas sah dapat dilanjutkan dan dapat mengambil keputusan secara sah yang dalam pelaksanaan Rapimnasnya telah sesuai aturan tata tertib yang berlaku secara sah mengatur jalannya Rapimnas," ujar Fauzie.

Adanya kondisi perubahan pola kehidupan akibat pandemi Covid-19, menurutnya, Peradi harus bisa menyesuaikan diri. "DPN Peradi selama pandemi tetap menjalankan tugas dan kegiatan, baik berupa pelayanan ke DPC-DPC maupun menjalankan program-program organisasi. Maka inti forum Rapimnas ini akan membuat putusan apakah penyelenggaraan Munas 2020 dilaksanakan dengan tatap muka atau secara virtual/daring, itulah inti dari Rspimnas kali ini mengingat adanya Pandemi covid-19 ini tidak boleh memghambat kegiatan beroganisasi," papar Fauzie

Fauzie menegaskan, Rapimnas Peradi yang kali ini diadakan secara virtual merupakan uji coba dan menjadi tolak ukur pelaksanaan Munas dalam memanfaatkan teknologi untuk menyambung silaturahmi dan melaksanakan kegiatan tanpa halangan, tetap dapat berkumpul meski secara non fisik melaksanakan kegiatan organisasi dan membuat keputusan-keputusan terbaik bagi organisasi dan anggota.

"Rapimnas Peradi ditutup dengan tiga hasil. Pertama menyatakan Rapat Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (Rapimnas Peradi) yang dihadiri 111 cabang Peradi dari seluruh Indonesia adalah sah dan telah memenuhi korum. Kedua Menyatakan Rapat Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia yang dihadiri oleh 111 Cabang Peradi se-Indonesia adalah sah dan telah memenuhi Korum. Ketiga, menyetujui DPN Peradi untuk melaksanakan MUNAS III tahun 2020 secara virtual/online/video conference yang waktu pelaksanaannya diserahkan sepenuhnya kepada DPN Peradi," tutup Fauzie.

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA