Garap Proyek Luar Negeri, PTPP Banjir Penghargaan

IN
Oleh inilahcom
Jumat 14 Agustus 2020
share
 

INILAHCO< Jakarta - Demi memelihara inovasi di sektor konstruksi, PTPP (Persero) Tbk melebarkan sayap ke sejumlah negara di Asia.

Berbekal pengalaman dalam mengerjakan proyek-proyek di luar negeri, misalnya di Timor Tengah pada 2010, PTPP semakin optimis menatap masa depan.

Di Timur Tengah, PTPP pernah mengerjakan proyek King Abdullah University of Science and Technology KAUST di Mekah, Saudi Arabia. Dalam proyek tersebut, PTPP menggarap residential buildings, civil buildings, university campus and marina. Proyeknya bernilai US$3 juta yang digarap bersama kontraktor lokal, yakni Saudi Binladin Group.

Proyek selanjutnya yang dikerjakan adalah Amir Naif Palace Project (Crown Prince, Defense Minister) yang berlokasi di Jeddah, senilai US$62 juta. Selanjutnya, pembangunan Saleh Awair Palace Project (Deputy Interior Minister) di Jeddah, nilai proyeknya US$44 juta. Selain proyek tersebut, PTPP turut melaksanakan pembangunan proyek King Saud University Endowment (KSUE) yang berlokasi di Riyadh.

Adapun lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh Perseroan, antara lain, convention centre (mal), medical tower, office tower, 5th star hotel, 7th star hotel, dan residential suite.

Selain proyek di Timur Tengah, PTPP mendapat kerpercayaan dari negara tetangga yakni Timor Leste. Salah satu gedung monumental yang dibangun PTPP di negara jiran itu adalah Gedung Kementerian Keuangan.

Gedung tersebut merupakan gedung tertinggi dan bertingkat pertama di Dili, Timor Leste. Gedung perkantoran yang terdiri dari 12 lantai dan satu basemen, nilai kontraknya US$28 juta.

Selain mengerjakan proyek Gedung bertingkat, Perseroan juga mendapat kepercayaan dari Pemerintah Timor Leste untuk mengerjakan Jalan TibarGleno. Proyek rehabilitasi dan pemeliharaan jalan, nilainya US$29 juta.

Masih di Timor Leste, PTPP mengerjakan rehabilitasi jalan Liquica-Mota Ain, lokasinya di Dili dengan nilai proyek US$20 juta. "Dengan berbekal pengalaman mengerjakan proyek di luar negeri tersebut, PTPP optimis akan kembali mengembangkan sayap ke luar negeri. Saat ini, PTPP tengah membidik beberapa kontrak baru di Asia Tenggara. Adapun negara-negara yang dibidik untuk pengembangan bisnis perseroan di luar negeri, yaitu Malaysia, Brunei dan Filipina," papar Novel Arsyad, Direktur Utama PTPP, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

"Keberhasilan dalam pembangunan sejumlah proyek, PTPP menerima pengakuan dari pihak asing dengan diterimanya sejumlah penghargaan bertaraf internasional. Dengan diraihnya sejumlah penghargaan internasional tersebut, membuktikan bahwa Perseroan tidak hanya dapat diandalkan di luar negeri saja namun juga telah dipercaya oleh pihak asing," imbuh Novel.

Selain mengukir prestasi dengan mengerjakan proyek-proyek di luar negeri, PTPP berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi baik tingkat nasional maupun internasional.

Sejumlah penghargaan luar negeri yang diraih PTPP, diantaranya Best Civil Engineering Project Award for an Outstanding and Remarkable Contribution to the Advancement of Civil Engineering and Development in Asia yang diberikan Lembaga Asian Civil Engineering Coordinating Council (ACECC) pada 2016 di Hawaii. Penghargaan tersebut diberikan atas hasil kinerja membangun Mega Proyek Terminal Peti Kemas Kalibaru (New Priok) di yang berlokasi di Jakarta.

Selain itu, BUMN sektor konsruksi ini berhasil meraih ASEAN Green Awards dalam acara gala Dinner ASEAN Engineering Awards 2016 yang diselenggarakan di Myanmar. Penghargaan tersebut diberikan dengan disematkannya Gedung Utama Kementerian PUPR sebagai Gedung pertama yang bersertifikat Platinum Greenship.

Selain itu, PTPP telah empat kali menerima penghargaan dalam ajang ASIAN Power Awards yang dilaksanakan di Seoul-Korea, pada 2016. Setahun kemudian meraih penghargaan yang sama di Thailand. Di Jakarta pada 2018, dan Kualalumpur pada 2019.

Penghargaan tersebut diraih oleh PTPP berkat prestasi bidang EPC. Selain itu, penghargaan yang diberikan terhadap penilaian kinerja perusahaan, PTPP menerima sejumlah penghargaan dari Majalah Internasional, yaitu Forbes. Dalam penghargaan tersebut, Perseroan selalu masuk dalam Best of The Best 50th Companies. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA