Usai Pidato Jokowi Harus Tegas Soal Arah kebijakan

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 15 Agustus 2020
share
Presiden Joko Widodo - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie menyoroi Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo terkait membenahi diri secara fundamental dan bertransfomasi menjalankan strategi besar di bidang ekonomi.

"Ini bagus tapi saran saya yang RPMJP harus dijalankan. Kalau zaman era orde baru ada tokoh penting dalam mengatur strategi ekonomi yakni Ali Wardhana dan Widjojo Nitisastro," kata Jerry, Sabtu (15/8/2020).

Menurut Jerry, Indonesia pun dijuluki macan Asia kala itu. Bayangkan saja Inflasi saja dari tahun 1967 sekitar 650 persen diturunkan sampai 10 persen. Saat ini Presiden harus tegas dalam menentukan arah kebijakan ke depan. Contoh economic growth atau pertumbuhan ekonomi siapa yang bertanggung jawab. Waktu era Soeharto itu di pegang oleh Bappenas tapi saat ini kurang jelas siapa yang handle.

"Memang orang yang ditempatkan dibidang ekonomi haruslah yang competence, credibility, expert dan skilful," katanya.


"Pernyataan lompatan besar tak salah tapi arus punya grand strategy and grand design untuk mewujudkan itu. Saran saya perlu ada orang oramg yang bepikir besar," lanjut dia.

Terkait Covid-19 pernyataan Presiden cukup terang benderang yakni negara didunia sedang mengalami kemunduran. Hal itu tak dapat dipungkiri 5 negara pun saat ini sedang alami krisis san resesi ek9nomi yakni Jerman, AS, Korea Selatan, Hongkong dan negara tetangga kita Singapura.

"Publik lagi menunggu tentang pemberantasan humum misalkan korupsi. Apalagi saat ini pegawai KPK akan diangkat menjadi ASN. Justru ini bencana politik dan hukum alasannya kredibilitas KPK bakal dipertanyakan. Otomatis ASN di bawah kementerian PAN-RB dan Kemendagri," tutup Jerry.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA