Ratusan Warga Binaan Lapas Mojokerto Dapat Remisi

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 15 Agustus 2020
share
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Mojokerto - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-75, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II B Mojokerto memberikan pengurangan masa hukuman (remisi) untuk 246 warga binaan. Dari jumlah itu, satu di antaranya langsung bebas.

Remisi ini sesuai Keputusan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor : PAS-958.PK.01.01.02 Tahun 2020 tentang Pemberian Remisi Umum (RU) Umum 17 Agustus Tahun 2020 kepada Narapidana Terkait dengan Pasal 34a Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Klas IIB Mojokerto Andik Prasetyo mengatakan, dari 649 warga binaan di Lapas Klas IIB Mojokerto, sebanyak 246 orang mendapatkan remisi pada tanggal 17 Agustus 2020.
"Ada 246 warga binaan yang mendapatkan remisi umum," ungkapnya, Sabtu (15/8/2020).

Masih kata Andik, sebanyak 245 warga binaan mendapatkan RU I (Remisi Umum) dan satu warga binaan mendapatkan RU II atau Langsung bebas. Dengan rincian, sebanyak 186 warga binaan mendapatkan remisi normal dengan besaran remisi, lima bulan sebanyak lima warga binaan.

Kemudian, empat bulan sebanyak delapan warga binaan, tiga bulan sebanyak 38 warga binaan, dua bulan sebanyak 47 warga binaan dan satu bulan sebanyak 88 warga binaan. Sedangkan remisi PP 99 ada sebanyak 60 warga binaan dengan besaran remisi, lima bulan sebanyak enam warga binaan, empat bulan sebanyak 11 warga binaan.

Selanjutnya, tiga bulan sebanyak 18 warga binaan, dua bulan sebanyak 22 warga binaan dan satu bulan sebanyak tiga warga binaan. Sementara, lanjut Andik, satu warga binaan yang mendapatkan RU II tersebut merupakan narapidana kasus penadah. Dia diputus tujuh bulan penjara dan saat mendapatkan RU II sehingga langsung bebas.

"Ada 400 warga binaan yang berstatus narapidana, namun sebanyak 154 warga binaan tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan remisi. Empat diantaranya masih menjalani kurungan dan sampai tanggal 17 Agustus 2020, sebanyak 42 warga binaan belum menjalani enam bulan penjara," katanya.

Andik menjelaskan, saat ini ada sebanyak 649 warga binaan di Lapas Klas IIB Mojokerto. Sebanyak 649 warga binaan tersebut, narapidana laki-laki sebanyak 393 orang dan perempuan sebanyak delapan orang. Tahanan berjenis kelamin laki-laki sebanyak 243 orang dan perempuan lima orang.

"Dengan klasifikasi pidana umum sebanyak 138 orang, pidana khusus sebanyak 411 orang. Yakni kasus korupsi sebanyak 11 orang dan kasus narkotika sebanyak 400 orang. Untuk pemberian remisi setelah upacara 17 Agustus yang dilakukan secara virtual dengan peserta terbatas," tegasnya. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA