Sesak Nafas Sopir Asal Bali Meninggal di Tuban

IN
Oleh inilahcom
Minggu 16 Agustus 2020
share
Saat petugas mengevakuasi jenasah korban dari dalam truk - (Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Tuban - Seorang pengemudi truk yang awalnya mengeluh mengalami sesak nafas diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia saat kendaraannya baru diparkirkan di SPBU AKR yang berada di jalur Pantura Tuban Desa Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.

Sopir truk box yang ditemukan meninggal dunia mendadak di dalam kendaraanya itu diketahui bernama Ketut Sudane (62), warga Desa Berambang, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali. Lantaran korban meninggal dunia mendadak maka evakuasi korban dilakukan oleh tim BPBD Tuban dengan menerapkan protokol kesehatan lengkap.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, peristiwa tewasnya sopir truk box asal Bali itu berawal saat korban perjalanan membawa truk dengan nomor polisi (Nopol) DK 8098 AQ. Ketut Sudena membawa truk box tronton yang perjalanan dari Surabaya hendak ke Jakarta tersebut hanya seorang diri.

"Di tengah-tengah perjalanan itu, kendaraan korban berhenti di pinggir jalan di wilayah Kecamatan Pucuk, Lamongan dan diketahui oleh saksi yang masih satu perusahaan dengan korban. Saksi kemudian berhenti menghampiri korban itu," terang AKP Totok Wijanarko, Kapolsek Widang, Polres Tuban.


Pada saat dihampiri oleh saksi yang bernama Yasmijan itu korban mengaku jika dirinya dalam kondisi tidak enak badan. Saat itu korban mengeluhkan jika dirinya mengalami kesakitan pada dadanya sebelah kiri.

Setelah itu, saksi yang merupakan teman kerja korban yang awalnya membawa truk sendiri kemudian berganti mengemudikan kendaraan truk yang dibawa korban untuk diparkir dan bermaksud mengantar korban ke rumah sakit. Awalnya mereka ingin mencari parkir di SPBU Babat, tetapi karena tidak ada parkir mereka melanjutkan perjalanan sampai di SPBU AKR Widang.

"Rencananya setelah parkir saksi akan mengantarkan korban berobat ke rumah sakit di Babat. Namun, baru sampai di SPBU AKR itu korban diketahui sudah meninggal dunia, padahal sebelumnya sampai SPBU itu korban masih sempat komunikasi dengan istrinya," tambahnya.

Mengetahui korban sudah meninggal dunia, saksi langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian Polsek Widang, Polres Tuban. Selanjutnya petugas kepolisian yang mendapatkan laporan langsung datang di lokasi guna melakukan identifikasi serta mengamankan sekitar lokasi ditemukannya sopir yang meninggal di dalam truk itu.

"Jenazah sudah dilakukan evakuasi dan proses evakuasi menggunakan protokol kesehatan dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk ditangani oleh tim gugus Covid-19 Kabupaten Tuban. Adapun untuk penyebab kematian korban masih belum diketahui secara pasti masih dalam penyelidikan," pungkasnya. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA