Kata Pemprov DKI Bila Gedung Kejagung Direnovasi

IN
Oleh inilahcom
Senin 24 Agustus 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Gedung Utama Kejaksaan Agung belum termasuk dalam cagar budaya. Diketahui sebelumnya, Gedung Utama Korps Adhyaksa tersebut dilahap sijago merah.

"Tapi, karena berada di kawasan pemugaran cagar budaya, Kebayoran Baru, sesuai SK Gubernur tentang kawasan pemugaran tahun 1975 dan bangunannya masuk dalam kriteria dan sedang diproses sebagai cagar budaya, maka gedung itu diperlakukan sebagai heritage " ujar Kepala Bidang Perlindungan Budaya Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Norviadi Setio Husodo, Senin (24/8/2020).


Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setiyono, mengatakan bahwa Gedung Utama Kejaksaan Agung yang terbakar adalah salah satu cagar budaya. Sehingga, penanganan pascakebakaran meski menggunakan standar perawatan cagar budaya.


Menurut Novriadi, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan Pemprov DKI melalui tim sidang pemugaran sebelum nantinya dilakukan renovasi akibat terbakar. Mengingat, lokasinya berada di kawasan pemugaran.

"Kita menjaga kawasan ini agar tetap terjaga kelestarian kawasannya. Cagar budayanya perlu ada konsultasi dengan tim sidang pemugaran (renovasi)," kata Novriadi.

Novriadi menyampaikan, meski renovasinya harus konsultasi dengan tim dari Pemprov DKI. Namun, anggaran untuk perbaikan gedung pascaterbakar itu dibebankan ke pihak pengelola gedung Kejagung, bukan tanggung jawab Pemprov DKI.

"Kalau kami KIB (kartu induk barang), yang inventarisir milik kejaksaan. Ya berarti anggarannya dari instansi yang mengelola itu," ucapnya.


Diketahui, Kantor Kejaksaan Agung terbakar, Sabtu (22/8/2020) malam. Gedung yang dilahap oleh Si Jago Merah adalah Gedung Utama Korps Adhyaksa tersebut.

Pihak Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, menyampaikan alasan proses pemadaman api di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), memakan waktu hingga 11 jam. Dikarenakan struktur bangunan mudah terbakar sehingga api mudah merambat. Kemudian bangunannya cukup luas

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan 45 unit mobil pemadam kebakaran dan 230 tenaga pemadam untuk memadamkan api tersebut. [tar]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA