Dipuji Jokowi, PTPP Sukses Bangun Bandara Yogya

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 29 Agustus 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - PTPP (Persero) Tbk berhasil merampungkan pembangunan Yogyakarta International Airport dengan progress 100%. Ini proyek tercepat di Indonesia untuk kelas bandara.

Bandara Yogyakarta ini diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (28/8/2020). Dan, Novel Arsyad selaku Direktur Utama PTPP bersama Anton Satyo Hendriatmo selaku Direktur Operasi 1 PTPP, turut hadir dan mendampingi presiden.

Hadir pula Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Direktur Utama Angkasa Pura 1 (Persero) Faik Fahmi, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan
Hamengkubuwono X, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Kulonprogo Sutedjo.

Informasi saja, YIA terletak di Kulonprogo, merupakan salah satu karya terbaik Perseroan yang menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Penyelesaian airside bandara tersebut dikerjakan dengan sangat cepat hanya dalam waktu hanya delapan bulan.

Sedangkan untuk mencapai pengoperasian minimum bandara, Perseroan dapat menyelesaikannya dalam kurun waktu dua belas bulan. Sedangkan arsitektur didesain dengan konsep kearifan lokal dan terdapat pekerjaan Art Work (Pekerjaan Seni) yang melibatkan 46 seniman asli DIY.

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan apresiasi kepada PTPP yang sukses membangun Bandara Internasional Yogyakarta dengan kualitas terbaik yang pernah ada di Indonesia. "Dan saya juga berterima kasih kepada PTPP serta Angkasa Pura I yang tadi kita lihat secara detil pengerjaannya juga menurut saya ini yang terbaik, saat ini di Indonesia," puji Jokowi.

Atas prestasi ini, PTPP memborong tiga penghargaan sekaligus dari Museum
Rekor Indonesia (MURI). Adapun penghargaan MURI yang berhasil diraih proyek YIA, yaitu Bandara dengan Peneyelesaian Zona Airside Tercepat, Bandara dengan Pemakaian Beton Terbanyak, dan Pembangunan Konstruksi Bandara Internasional Tercepat.

"Keberhasilan ini menjadi kekuatan bagi PTPP untuk melaksanakan pembangunan bandara baru. Proses pembangunan melibatkan para ahli di bidang konstruksi, termasuk pakar gempa dari Jepang turut dilibatkan untuk memberikan masukan dalam pembangunan bandara ini," papar Novel.

"Dari sisi konstruksi, perencanaan desain struktur dimana mampu menahan gempa dengan kekuatan 8,8 magnitudo dan menerapkan parameter gempa yang baru sebagai antisipasi tsunami dan likuifaksi," imbuh Novel kepada media. [tar]


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA