Berstatus PKPU, KSP SB Tawarkan Solusi Damai

IN
Oleh inilahcom
Kamis 03 September 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Majelis Hakim Pengadilaan Tinggi Jakarta Pusat memutuskan status Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama (KSP SB) masuk Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Dengan status ini, KSP SB diberikan waktu 45 hari untuk mencari jalan keluar atas permasalahannya dengan anggota. Kesempatan ini langsung disambar. Direktur Utama KSP SB, VIni Noviani mengatakan, waktu yang tersedia akan dimanfaatkan manajemen KSP SB untuk mengajukan proposal perdamaian kepada anggota.

"Mudah-mudahan bisa tercapai perdamaian melalui proposal yang akan kami sampaikan pada saatnya sehingga operasional kita bisa jalan seperti biasa, kemudian kewajiban kepada anggota bisa kami bayarkan sesuai dengan apa yang akan dicantumkan dalam proposal perdamaian," ujar Vini pasca rapat kreditur dan debitur pertama di PN Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2020).

Vini mengungkapkan, permasalahan yang membelit KSP SB saat ini, tidak lain karena dampak pandemi COVID-19. Yang berimbas kepada tagihan-tagihan pinjaman dan unit usaha koperasi. "Besar harapan kami dapat tercapai perdamaian antara koperasi dengan para anggota, kemudian KSP bisa running well lagi. Bisa melakukan bisnisnya, apalagi kalau covidnya berakhir. Back to business lagi, kita bisa menagihkan pinjaman-pinjaman kita kepada anggota peminjam kita yang saat ini memang terdampak Covid 19," ungkap Vini.

Sementara, kuasa hukum kreditur selaku pemohon PKPU, Maddenleo Siagian mengaku sedang menunggu proposal perdamaian yang akan diajukan manajemen KSP SB. "Kita targetnya perdamaian, si koperasi akan mengajukan proposal perdamaian. Dan itu nanti akan kita lihat seperti apa dari koperasi proposalnya. Bisa diterima atau tidak," ujar Madden.

Madden mengatakan, dua kali kliennya melayangkan somasi kepada manajemen KSP SB. Namun, tidak ada balasan dan kejelasan terkait pembayaran. Akhirnya, bergulirlah gugatan PKPU kepada KSP SB pada Agustus lalu. "Kita mengajukan PKPU dari bulan Agustus. Kita lihat nanti ada itikad baik (dari proposal perdamaian yang diajukan) supaya kita bicarakan gimana yang terbaik. Secara prinsipnya kita mau dibayar aja," tutup Madden.[ipe]


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA