Giliran Pegawai KPLP yang Ikuti Swab Test BIN

IN
Oleh inilahcom
Selasa 08 September 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Badan Intelijen Negara (BIN) hari ini menggelar Swab Test Massal di kantor Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (8/9/2020).

Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Jakarta Utara, Rabu (8/9/2020).

Swab Test Ini bertujuan untuk membantu upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 sebagaimana arahan Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan.

Ketua Tim Wilayah Sub Satuan Tugas Penangan Covid-19 BIN, Sony Arifianto mengatakan BIN menyediakan 350 quote untuk mengakomodir para pegawai KPLP. Sony menyatakan BIN akan terus berupaya membantu memutus mata rantai melalui swab test guna mendeteksi COVID-19.

"Kita dari Medical Intelligence Badan Intelijen Negara mengadakan swab test bekerjasama dengan KPLP dengan target sekitar 350 peserta atas dasar perintah dan arahan dari petunjuk dari Kepala BIN," kata Sony Arifianto.

Dalam kegiatan ini, Sony mengatakan KPLP meminta bantuan BIN untuk mengakomodir para pegawainya mengikuti swab test.

Untuk itu, BIN mengerahkan 25 tenaga medis, 2 unit mobile Laboraturium PCR test serta 1 unit mobile ambulance. Hasil Swab Test Ini bisa diketahui paling lambat sekitar 5 sampai 7 jam.

Sementara itu, Direktur KPLP, Ahmad mengapresiasi kegiatan kolaborasi yang dilaksanakan bersama BIN ini. Menurut Ahmad, swab test ini sebagai salah langkah untuk mendeteksi dini penyebaran Covid-19 bagi pegawai KPLP, yang sehari-harinya berinteraksi dengan masyarakat.

"Tentunya kapal-kapal kita dan krunya di lapangan, dengan membawa kapal dalam hal penegakkan hukum yang selalu dan senantiasa berinteraksi dengan masyarakat dan pengguna jasa, sangat perlu dilaksanakan swab test semacam ini," ucap Ahmad.

Selain itu, Ahmad juga menilai bahwa swab test ini bisa memberikan ketenangan dan kepastian bagi para pegawainya. Dan untuk mengantisipasi terjadinya kemungkinan- kemungkinan, tempat isolasi mandiri pun telah disiapkan bila ditemukan adanya pegawai yang positif COVID-19.

"Tentunya sebagaimana aturan protokol kesehatan, kita pun telah menyiapkan tempat isolasi mandiri bila ada yang terpapar . Tapi kita harapkan itu tidak terjadi," katanya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA