Kronologi Polisi Tembak Pembawa 8 Koper Sabu

IN
Oleh inilahcom
Minggu 13 September 2020
share
 

INILAHCOM, Surabaya - Akibat melawan petugas, seorang gembong narkoba, FRL (32), terpaksa dilumpuhkan anggota Satnarkoba Polrestabes Surabaya, Sabtu (12/9/2020) malam.

Awalnya, FRL yang ditangkap, diminta untuk mengambil barang bukti sabu dalam tasnya. Namun, bukannya barang bukti yang diambil, tapi justru senjata tajam untuk menyerang petugas.

Setelah tiga kali tembakan peringatan tidak diindahkan, akhirnya guna menyelamatkan petugas yang terancam, tersangka dilumpuhkan dengan timah panas di dada.

"Karena melawan dan membahayakan petugas kita beri tiga kali tembakan peringatan. Tapi pelaku tetap melawan dengan sajam," jelas Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian di kamar mayat RS dr Soetomo, Surabaya, Sabtu (12/9/2020).

"Awalnya kita giring untuk mengambil tas yang disimpan pelaku di tempat tersembunyi. Saat pelaku mengambil tas, ternyata di dalam tas ada sajam yang disiapkan pelaku," lanjutnya.

Alhasil, usai tertembak, pelaku pun dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk mendapatkan pertolongan. Sayangnya pelaku menghembuskan nafas terakhir saat perjalanan ke rumah sakit. Dalam penangkapan pelaku ini petugas juga mengamankan 8 koper berisi narkoba jenis sabu. Selain itu petugas juga mengamankan bungkusan makanan ringan yang dipakai pelaku untuk membungkus narkoba.

Hingga saat ini petugas masih mengembangkan dan menghitung jumlah narkoba yang diamankan. Namun setidaknya ada puluhan paket sabu yang diamankan dalam delapan koper dan satu dus ini. "Kita masih hitung dan nantinya akan kita rilis bersama pimpinan," pungkasnya. [beritajatim]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA