Wanita ini Berbuat Terlarang Bersama Mertua

IN
Oleh inilahcom
Senin 14 September 2020
share
 

INILAHCOM, Surabaya - Terdesak kebutuhan ekonomi tak bisa bayar uang kos, pasangan suami-istri di Semampir, Surabaya nekat rampas ponsel pintar. Yang mengejutkan, modus pelaku tergolong nekat lantaran mencari korban melalui jejaring sosial yakni facebook.

Usai berkenalan sebagai perempuan tuk berbincang bisnis, korban yang datang menemui justru didatangi dua lelaki.

Selanjutnya kedua lelaki ini justru mengeluarkan senjata tajam dan merampas ponsel korban. Usai berhasil merampas, ketiganya pun lantas pergi meninggalkan korban.

"Modusnya mencari teman di facebook atau sosial media kemudian dirampas barang berharganya cukup banyak. Dan bahkan belakangan ini pemberitaan terkait kasus seperti ini sudah marak," jelas Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus.

Lebih lanjut Kompol Aryanto menjelaskan, unit Reskrim Polsek Semampir Surabaya berhasil mengamankan tersangka perkara tindakan pencurian dengan kekerasan, Kejadian pada Kamis, (20/08/2020) lalu.

Saat itu ketiga pelaku yakni pasutri dan mertua lelaki ini merampas ponsel di lapangan Dwikora Sawah Pulo. Tersangka berinisial RM (21) pekerja Kuli Bangunan Warga Jalan Sawah Pulo Wetan DKA Gg 2 Surabaya.

Sedangkan AS (38) Warga jalan Setro baru utara 4 101 RT. 003 RW 003 Kel. Dukuh Setro Kec. Tambaksari Surabaya, dan satu perempuan.

"Bermula adanya laporan dari korban inisial RAK lalu angota melakukan penyelidikan tentang aksi perampasan Hanphone. Setelah diselidiki ternyata ayah mertua dan pasutri yang tak lain anaknya ini bersekongkol. Mudusnya cari korban untuk diajak ketemuan," paparnya.

ementara saat petugas melakukan penangkapan, ketiga pelaku sedang berdiri dipinggir jalan. Mereka membawa sepeda motor jenis Mio Soul warna merah dengan Nopol L 4153 RX. Selanjutnya petugas mengamankan RM. Hingga akhirnya ayah mertua dan menantu pun diamankan tak jauh dari lokasi RM.

"Ketika dilakukan penangkapan terhadap ketiganya, 1 pelaku bernama RM sedang membawa senjata tajam jenis pisau penghabisan, sehingga ketiganya beserta barang buktinya langsung diamankan ke Mapolsek Semampir guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut," jelasnya Aryanto.

Kepada petugas, sambungnya, para pelaku sudah melakukan aksi dua kali di wilayah hukum Polsek Semampir. Sedangkan untuk HP yang pada waktu lalu dicuri sudah dijual ke Pasar Maling seharga Rp 700.0000 ( Tujuh ratus ribu rupiah ) dan dibagi ke mertuanya sebesar Rp 200.000, untuk sisanya dibayarkan kost.

Dari hasil penangkapan terhadap para pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa, 1 (satu) buah dos Book Handphone Merk OPPO type F9 dan 1 (satu) buah senjata tajam jenis pisau penghabisan serta 1 ( satu ) unit sepeda motor jenis Yahama Mio Soul warna merah No. Pol. L 4153 RX.

"Untuk mempertangung jawabkan perbuatanya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat ( 2 ) ke 2 Jo Pasal 64 ayat ( 1 ) KUHPidana dan atau kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau penghabisan Pasal 2 ayat ( 1 ) UUD Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata Tajam. [beritajatim]


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA