Pegawai Diduga Pernah Kontak Dengan Puluhan Orang

IN
Oleh inilahcom
Selasa 15 September 2020
share
 

INILAHCOM, Mojokerto - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mojokerto bergerak cepat terkait dengan kasus terkonfirmasi positif covid-19 salah satu petugas tracing di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kedundung. Meski hanya satu petugas tracing yang positif Covid-19, pelayanan di UPT Puskesmas Kedundung ditutup sementara.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo membenarkan terkait adanya petugas tracing di UPT Puskesmas Kedundung yang terpapar Covid-19.

"Iya benar, ada 1 nakes Puskesmas Kedundung yang setiap hari bertugas untuk melakukan tracing," ungkapnya, Selasa (15/9/2020).

Masih kata Plt Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Mojokerto, petugas tracing dengan jenis kelamin perempuan, D (37) tersebut terkonfirmasi positif pada tanggal 11 September 2020 kemarin. Sehingga demi kewaspadaan maka pelayanan di UPT Puskesmas Kedundung ditutup sementara dan dialihkan di puskesmas terdekat.

"Tim Gugus Tugas melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan desinfektan dan memberikan vitamin serta probiotik kepada Ny D termasuk tracing terhadap orang dekat atau keluarga dan rekan kerja. Hasil tracing kontak erat serumah ada dua orang yaitu bapak dan ibu petugas tracing D, namun dalam kondisi sehat," katanya.

Keluarga nakes tersebut juga sudah diberikan probiotik dan vitamin dalam pemantauan petugas Puskesmas Wates. Sementara, nakes D tidak ada kontak dengan suami dan dua anak anaknya sudah satu minggu. Suami dan dua anak nakes D berada di Kelurahan Meri, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto dalam keadaan sehat.

"Kita juga melakukan tracing terhadap rekan kerja yang diduga pernah kontak dengan Ny D. Untuk kontak erat teman kerja ada 42 orang dan dilakukan swab Covid-19 tanggal 12-14 September, saat ini kita masih menunggu hasilnya. Pelayanan di UPT Puskesmas Kedundung ditutup sementara mulai 12-18 September 2020," jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto ini menambahkan, pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas dialihkan di puskesmas terdekat. Bagi warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan yaitu rawat jalan kini untuk sementara dialihkan ke UPT Puskesmas Kranggan.

"Sedangkan, pelayanan rawat Inap (Opname) persalinan dan kegawatadaruratan dialihkan ke UPT Puskesmas Blooto dan rumah sakit terdekat," tegasnya. [beritajatim]


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA