Ferdinand: jangan dibakar dengan provokasi

IN
Oleh inilahcom
Selasa 15 September 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengomentari cuitan politisi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) terkait pembacokan yang dialami Imam Masjid saat salat Magrib di Sumatera Selatan (Sumsel).


"Imam Masjid di KayuAgung SumSel Dibacok Parang Saat Imami Salat Magrib, Meninggal di Rumah Sakit. InnaaliLlahiwainnaailaiHirajun.
Laahaula wa laa quwwata illa biLlah. Semoga Allah karuniakan syahadah&alJannah. Pembacoknya dihukum mati. Waspadalah," tulis akun Twitter @hnurwahid, dikutip Selasa (15/9/2020).


Ferdinand menyampaikan, pelaku pembacokan mengaku menaruh dendam karena tersinggung saat ditanya kunci kotak amal masjid. Sehingga dia menilai kalimat dalam kicauan HNW terkesan memprovokasi. Seharusnya menyampaikan perihal yang menyejukkan negeri.


"Pelaku M Di hadapan penyidik Polres OKI, mengaku menaruh dendam kepada sang imam karena tersinggung saat ditanya kunci kotak amal masjid. Knp hrs ada kata waspadalah umat? Apa bapak tdk sadar dampak kalimat itu? Ayo sejukkan negeri ini pak, jgn dibakar dgn provokasi. Mohon," kicau akun Twitter @FerdinandHaean3.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA