Sidang Kasus Dugaan Wanprestasi Investasi Properti

Saksi Sebut Ust Yusuf Mansyur Terlibat Wanprestasi

IN
Oleh inilahcom
Selasa 15 September 2020
share
 

Sidang kasus dugaan wanprestasi investasi properti yang melibatkan nama ustaz Yusuf Mansyur kembali digelar di Pengadilan Negeri Tangerang dengan menghadirkan saksi dari pihak penggugat.

Keterangan dari dua saksi di persidangan menyebutkan bahwa Ustaz Yusuf Mansyur terlibat investasi terkait pembangunan Condotel Moya Vidi (Yogyakarta) dan Hotel Siti (Tangerang, Banten) dalam kurun waktu 2013 -2014. Hal itu diungkapkan kuasa hukum penggugat, Asfa Davy Bya di PN Tangerang, Selasa (15/9/2020).

"Dalam sidang tadi, kami menghadirkan dua saksi yakni pak Sudarso yang merupakan kuasa 5 penggugat Ustaz Yusuf Mansyur (UYM), dan satunya pak Bambang yang merupakan kuasa hukum Pak Darmansyah. Kita butuh kesaksian mereka karena mereka tahu keterlibatan ustaz dalam investasi tersebut. Dimana dalam kesaksian Pak Darmansyah sudah melakukan perdamaian dengan UYM dan telah dibayar ganti rugi berikut keuntungannya. Kalau memang UYM tidak terlibat dalam bisnis ini kenapa UYM membayarkan ganti rugi kepada Pak Darmansyah," kata Davy kepada awak media.

Menurut keterangan saksi Sudarso, para investor yang dalam hal ini di antaranya adalah para penggugat mau menginvestasikan uangnya untuk properti karena ada sosok Ustaz Yusuf Mansyur didalamnya dan kerap melakukan promosi serta ajakan untuk invetasi kepadapara penggugat.

"Mereka mau investasi karena ada Ustaz disana. Lalu kalau bilang dia tidak terlibat karena tidak ada datanya sebagai pihak property kenapa Ustaz ikut dalam perdamaian, kan ini aneh. Karena kita yakin Ustaz tahu masalah ini. Karena beliau sering promosi saat beliau melakukan pertemuan-pertemuan dengan mereka," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, para penggugat sendiri berharap Ustaz Yusuf Mansyur mau bertangung jawab dengan penyelesaian kasusnya.

"Kita mau Ustaz Yusuf Mansyur dan pihak penyedia investasi untuk mengembalikan uang investasi dan keuntungan yang dijanjikan mereka. Dan sejauh ini kita belum ada komunikasi lagi dengan beliau," tandasnya.

Sidang kasus wanprestasi ini akan digelar kembali pekan depan dengan menghadirkan saksi lain yang mengetahui keterlibatan pemilik pondok pesantren Daarul Qur'an itu.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA