PN Pekanbaru Tolak Gugatan PT STM

IN
Oleh inilahcom
Kamis 17 September 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Pengadilan Negeri Pekanbaru disebut telah menolak gugatan yang diajukan oleh PT Sumatera Tani Mandiri dengan nomor putusan 172/Pdt.G/2020/PN Pbr, melawan tergugat Muhammad Danial Nafis.

Penggugat melayangkan gugatannya kepada tergugat karena telah dianggap melakukan wanprestasi terhadap perjanjian kerjasama budidaya tanaman singkong di Lahan Sorek, Kabupaten Pelalawan yang telah dispekati antara penggugat dan tergugat.

Namun sayangnya sejak sidang pertama sampai terakhir penggugat, Muhammad Yusuf Hasyim, Direkur Utama PT Sumatera Tani Mandiri (STM) ini, tidak pernah hadir dalam sidang mediasi yang digelar di PN Pekanbaru, sehingga Majlis Hakim menyatakan penggugat tidak beritikad baik dalam melakukan mediasi.

"Menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima (niet onvankelijk verklaard)," bunyi salah satu poin putusan yang dibacakan Hakim Ketua, Sahar SP Banjarnaho.

Selain itu majelis hakim juga menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara yang sampai hari ini ditetapkan sejumlah Rp858.000.

Kuasa hukum tergugat, Paisal Lubis dalam keterangannya kepada media, Kamis (17/9/2020) mengatakan bahwa PN Pekanbaru menolak gugatan yang diajukan M Yusuf Hasyim.

Paisal juga mengatakan, Pengadilan Negeri Pekanbaru telah menggugurkan gugatan Dirut PT STM.

Ia juga membeberkan bahwa Penggugat M Yusuf Hasyim selama proses mediasi yang digelar oleh pihak PN Pekanbaru tidak pernah hadir.

"Penggugat tidak memiliki itikab baik dan tidak pernah hadir sejak awal hingga keputusan di bacakan, bahkan ketika 2 kali waktu mediasi tidak pernah hadir," bebernya.

Paisal juga meminta kepada Polda Riau untuk melakukan percepatan kasus yang menjerat Dirut Pt STM tersebut.

"Bahwa atas dasar putusan dimaksud, kami tim kuasa hukum akan meminta kepada pihak penyidik untuk melakukan percepatan dalam kasus pidana nantinya, halmana atas putusan tersebut bahwa terlihat jelas Penggugat tidak memiliki etikat yang baik dalam kasus yang ada. Dan saat ini Penggugat juga telah menyempurnakan statusnya menjadi DPO atas pelaporan kami terdahulu di Polda Riau" pungkasnya.

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA